Sabtu, 20 Mei 2017

Outing with MaPPI : Gunung Pancar

Tanggal 18-19 kemarin, saya dan rekan-rekan MaPPI outing dadakan ke Gunung Pancar, Sentul. Rencananya kita akan kemah ala ala yang disebut dengan Glamping (Glamour Camping) dan main di Curug Kencana. Ini kali pertama saya berkemah di gunung, untungnya kemahnya fancy banget. Ada kasur, bantal, kipas angin, dan colokan listrik di dalam tenda. Benar-benar mewah banget deh. Oh iya EO yang menyediakan Glamping ini namanya The Carpenter Outdoor ( IG : @thecarpenteroutdoor ).

Untuk menuju kesana, kami menyewa mobil dan berangkat dari FHUI pukul 13.00 WIB. Setelah itu, kami mampir ke salah satu pusat belanja di Sentul bernama Bellanova. Tempatnya mirip-mirip ITC kurang lebih. Kami makan di foodcourt. Makanan di Bellanova ini beragam, ada sate - sop kambing, ayam goreng, nasi uduk kebon kacang, sop iga, makanan ala sulawesi, bakso, dll.

Setelah makan kami lanjut menuju ke Gunung Pancar, lokasinya tidak terlalu jauh dari JungleLand. Sesampainya di Gunung Pancar kami langsung menuju ke Family Camp tempat dimana Glamping kami berada. Disana terlihat banyak hutan pinus dan tenda kemah selain Glamping.




Kami langsung menuju camp untuk menaruh barang, setelah itu kami bermain Fun Games. Fun Games ini seru banget ada macem-macem dari mulai mindahin air dari aqua gelas yang ditaruh di kepala, kemudian main game tangkap bola (dilakukan dengan menangkap bola yang dilempar oleh teman di sebelah kiri kita, dan lemparan terus dilakukan berlawanan dengan arah  jarum jam sampai 10 kali), game menyusun puzzle, dll.


Setelah Fun Games, kami bersantai manja, beribadah, dan bersiap-siap untuk makan malam. Untuk makan malam disediakan oleh pihak The Carpenter. Makan malamnya unik karena kita makan di meja makan berukuran panjang, kemudian ada lampu-lampunya.


Setelah makan malam kami langsung bermain games yang dipimpin oleh salah satu anggota MaPPI. Game ini lebih ke curhat tentang bagaimana kami selama kerja di MaPPI. Game curhat ini benar-benar membuat saya lebih mengenal anggota yang lain (maklum masih anak baru). Setelah itu kami BBQ-an dan main game WEREWOLF !!!

Pertama kali main game Werewolf langsung pakai kartu, karena biasanya main di aplikasi namanya telegram. Main langsung ternyata lebih seru banget. Debat udah kayak apaan tau >.<
Kami main dari jam 00.00 - 03.30 WIB hahaha jadi zombie deh karena paginya harus bangun untuk sarapan dan ke curug.

Pukul 07.00 WIB kami para cewek bangun duluan, kemudian disusul cowok bangun jam 07.30 WIB. Kami sarapan bersama yang lagi-lagi disediakan oleh pihak The Carpenter disana (soalnya emang ini paket yang didapat kalau pesan Glamping Tour termasuk ke Curugnya). Selesai sarapan kami langsung cus ke Curug Kencana naik mobil pick up.

Perjalanan ke curug cukup sulit karena harus menanjak, bahkan setelah mobil parkir kami masih harus berjalan kaki yang jalurnya amat sangat menguras tenaga :")
Tapi sesampainya di curug puas banget karena bener-bener bagus dan eksklusif disana cuma ada anak MaPPI dan beberapa mas-mas pihak dari si curug.




Kami pun berfoto bersama disana. Setelah selesai berfoto, kami mandi, makan, lalu cus balik ke camp untuk makan siang. Kalau yang cowok soljum dulu baru makan siang. Setelah makan siang, selesailah outing kami ini. Kami pun pulang kembali ke Depok & Jakarta. Sempat ada masalah di mobil sewaan kami (yang kebetulan saya naiki T_T ) karena sempat tidak mau dijalankan mobilnya padahal bensin masih ada. Untung saja pihak The Carpenter membantu kami dan bisa pulang deh.

Nice Day :D

Minggu, 30 April 2017

Big Bad Wolf 2017

Big Bad Wolf (BBW) merupakan pameran buku import terbesar yang diadakan di ICE BSD. Buku-buku yang dijual disini juga sudah didiskon 60-80%.

Saya ingin bercerita tentang pengalaman saya datang ke BBW ini untuk pertama kali. Iya betul, pertama kali sebab tahun kemarin saya sama sekali tidak tahu kalau ada event sebagus ini :(

Saya pertama kali datang ke BBW pada tanggal 23 April 2017 lalu, saat datang kesana kesalahan yang saya buat adalah TIDAK membawa uang banyak dan TIDAK membuat list buku yang ingin dibeli. Alhasil disana kalap, bingung, dan ujung-ujungnya cuma beli dua buah buku (._.)

Suasana di BBW 2017


Waktu pertama kali datang saya dan keluarga tiba pukul 09.00 WIB, parkir mobil sudah hampir penuh. Masuk ke dalam BBW ini sih gratis tapi parkir bayar Rp 20.000 sepuasnya. BBW lokasinya di ICE BSD hall 7-10. Sampai di dalam sudah banyaaak orang yang keliling belanja buku. Uniknya tempat bawa bukunya berupa keranjang belanjaan dan trolley yang biasa ada di supermarket. Bahkan saya juga melihat sampai ada yang bawa koper sendiri untuk belanja disini.

Buku yang dijual ada berbagai macam jenis dari mulai fiksi, agama, arsitektur, fotografi, sejarah, buku anak-anak, dll. Yang saya perhatikan buku anak-anak disini jumlahnya paling banyak. Buku anak-anak juga termasuk paling laris diburu para orang tua untuk anak-anak mereka.

Di BBW sendiri ternyata ada juga loh buku lokal, yang saya lihat sih tulisannya terbitan Mizan kebanyakan. Ada juga terbitan selain Mizan cuma saat di label harga tertulis terbitan Mizan. Mungkin satu grup dengan Mizan penerbitnya kali ya. Harga Novel berbahasa Indonesia disini murah meriaaaaah. Dari mulai belasan ribu sampai sekitar Rp 30.000 saja.

Novel terbitan Mizan
Waktu antri bayar, agak padat tetapi antriannya berjalan sedikit demi sedikit kok jadi gak diem aja lama nunggu gitu. Waktu di cashier juga kami hanya perlu menunggu sekitar 3-4 orang di depan kami. Tapi yang di depan belanjanya banyak banget jadi harus nunggu lama >.<
Oh iya disini bisa bayar cash juga loh. Kalo pakai kartu kredit / debit saya kurang paham bagaimana prosedur bayar di BBW ini. Katanya juga kalau bayar cash antriannya tidak panjang. Jadilah saya bayar cash saja.

Kedua kalinya ke BBW, saya berkunjung hanya berdua dengan adik perempuan saya, tanggal 29 April 2017 (pekan terakhir BBW). Kami sudah tiba sejak pukul 08.00 WIB. Saat melihat hall 1 - 6 kami kaget lantaran banyak sekali orang dan kami baru ingat kebetulan hari ini juga ada konser BTS di ICE. Semoga saja BBW tidak seramai ini (T-T)

Ternyata....... benar! BBW masih sepiiiiiiii. Kami langsung masuk ke pintu masuk BBW dan mengambil trolley. Kali ini saya sudah bawa uang cash banyak karena sudah gajian dan dapat bonus ultah dari kantor hehehe. Saya juga sudah membuat list (di dalam otak) buku apa yang mau saya beli. Tips juga nih, sebaiknya kepoin IG BBW liat buku-buku yang di post sama adminnya atau yang di tag sama orang-orang. Jadi kita bisa tahu ada buku apa aja di BBW dan harganya berapa aja.

Kali ini saya berniat mencari novel luar negeri : Grey, Charlie Bone, Miss Peregrine, dll. Harga untuk novel luar harganya sama rata sekitar Rp 65.000 murah untuk ukuran buku import mah. Saat cari-cari buku novel di Young Adult, saya langsung lihat ada Charlie Bone. Langsung saya ambil, seneeeeeeng banget akhirnya ketemu! FYI Novel ini sebenarnya ada terjemahannya tapi cuma berhenti sampai buku ketiga sampai saat ini :(
Makanya saya mau cari lanjutan buku ini. Di BBW buku Charlie Bone adanya seri ke 3, 7, 8. Saya beli yang ke 7 dan 8. Setidaknya bisa tahu endingnya >.<

Hasil buruan di BBW setelah 2x datang
Kemudian saya keliling-keliling lagi mencari buku lainnya yang sesuai list maupun yang tidak hehehehe. Paling berkesan cari buku Miss Peregrine, awalnya gak ketemu. Pas balik lagi ke Young Adult si adek liat dan ternyata nyempil tinggal satu-satunya. Langsung buru-buru ambil masukin trolley deh.

Kemudian jam 12.00 WIB kita ke cashier, di cashier juga agak sepi dan......... gak antriiiiiii :D
Bahagia banget deh. Soalnya pas bgt pas dateng itu cashier langsung "next costumer", jadi buru-buru langsung lari ke cashier nomor 42 yang lagi kosong.

Setelah bayar rasanya puas banget nemu novel yang dicari, tapi disisi lain menangisi dompet hahaha gpp lah yang penting puas. Saya liat di salah satu buku yang saya beli harganya 14 Poundsterling. Kalau di rupiahkan sekitar Rp 240.000 sekian sekian, tapi saya cuma beli dengan harga Rp 100.000 murah banget sih untuk ukuran import dan emang bukunya tebel plus bagus (sedang saya baca sampai saat saya menulis ini).

Harga buku 14 Poundsterling

Pokoknya saran saya kalau mau ke BBW, jangan lupa bawa uang banyak, list buku yang mau dibeli, pakai sandal/sepatu yang nyaman karena harus keliling-keliling, dan bawa minum :)

Kamis, 13 April 2017

Jobseeker part 2

Lanjutan dari postingan sebelumnya...

Selama pencarian kerja ini pastinya ada saat-saat dimana kita merasa capek, di php, lelah menunggu, dll. Itu juga yang saya rasakan :")

Sudah banyak suka dan duka per-jobseeker-an ini dari mulai bertemu teman baru, jadi jalan-jalan, sekalian reunian juga sama temen kalau ke jobfair atau kantor yang sama, di php sama perusahaan (kelamaan nunggu), sampai posisi yang kita mau ditikung (diambil) sama temen sendiri :")

Tapi ya sudah... saya selalu ber-husnudzon kalau memang gagal itu berarti bukan rejeki kita dan pastinya akan ada ganti dari Tuhan yang benar-benar terbaik untuk kita :)

Sedikit berbagi juga ketika kita melamar untuk perbankan, biasanya bank suka dengan orang yang ramah, berpenampilan menarik, dan tinggi proposional (apalah saya ini ._. ). Adapula perusahaan yang butuh menahan ijazah (misal asuransi gitu), kalau saya si agak ragu dengan sistem penahanan ijazah ini karena ijazah kan dokumen penting jadi takut aja kalau ditahan gitu.

Kemudian, untuk outsource itu biasanya agak was-was karena lama menunggu jadi bingung juga dengan kepastiannya. Tapi katanya si kalau outsource ada yang gajinya dipotong ada juga yang tidak (bersih untuk kita semua) tergantung bagaimana kebijakan si outsource ini, jadi kita harus tanya-tanya sejelas-jelasnya.

Selain itu saya juga pernah ikut tes perusahaan asing tetapi kerjanya nanti via online (tapi gagal sih ini huhu), tesnya asik si jadi ada baca modul dulu kemudian kita isi soal-soal yang ada sesuai dengan ketentuan di modul. Waktu itu saya apply menjadi social media, jadi dilihatlah bagaimana kemampuan saya berkata-kata. Adapula tes membuat cerita dan editing cerita (untuk lowongan penulis) tapi sayangnya tulisan saya masih sangat kurang sepertinya, padahal impian banget pengen jadi penulis (aamiin).

Sampai akhirnya, salah satu teman saya mempublikasikan lowker yang lokasinya ada di kampus saya. Saya cobalah melamar disini (untuk yang ke-16 kalinya). Saat datang wawancara, saya di wawancarai 3 orang. Sesi wawancara menurut saya ini yang terlancar, ternyaman, dan terantusisas entah kenapa. Saya pun juga berharap sekali keterima disini karena dekat dengan rumah manatau bisa irit pengeluaran kan.


2 hari setelah wawancara

 Alhamdulillah banget keterima :")

Tuhan memang tau yang terbaik untuk kita, asalkan kita percaya sama Dia dan jangan menyerah. Husnudzon mz mb! :D

Bersyukur banget-banget disini tempat kerjanya dekat rumah, jam kerjanya juga tidak terlalu pagi jadi masih sempat bantu mamah bebenah (ya kalau berangkat naik ojeg online juga cuma 10-15 menit aja sih dari rumah). Selain itu lingkungannya baiiiiiiik banget, soalnya selama ini takut banget kalau kerja suka ada (maaf) orang yang berlagak bos atau senior gitu takutnya. Untunglah disini enak kekeluargaan / pertemanan banget.

Selain itu sesuai juga sama bidang jurusan kuliah saya arsip dan perpus. Kerjanya pun santai tapi serius, saya bertanggung jawab membenahi arsip dan perpustakaan mereka tapi saya sendiri yang atur hari ini mau kerja apa. So lovely banget :*

Sangat bersyukur banget sama Tuhan
Buat yang masih mencari... tetap semangat dan yakin pasti nanti ada yang baik buat kita :)


-NRS-

Jobseeker part 1

Long time no post (?)

Di postingan kali ini, saya akan bercerita mengenai pengalaman saya dalam mencari pekerjaan.
Saya akan bercerita secara garis besarnya saja karena sudah terlalu banyak tempat kerja yang saya hampiri (?) dan supaya tidak bosan juga membacanya. So, dibaca baik-baik ya :)


Sudah ada sekitar 16 tempat kerja yang saya datangi atau apply via online (sebab ada pula yang test via email atau online). Ada bermacam-macam juga jenisnya, dari mulai perbankan, outsource, institusi pendidikan, perusahaan BUMN, dan non BUMN. Diantaranya itu ada : Bank Mega, Bulog, PwC, Trans7, Swapro, Sumber Daya Menamas, Bank Danamon, Tracon, Lazuardi, Gama UI, ISTN, Media Bintang Indonesia, Sequis Life, Agromedia, Appen, dan MaPPI.

Saya juga mendaftar untuk berbagai macam bidang tidak hanya untuk lowongan pustakawan saja (saya kuliah di jurusan Ilmu Perpustakaan), misalnya marketing, teller, logistik, penulis, social media, dll.

Untuk tes tertulis rata - rata tempat saya melamar kerja ini terdiri dari beberapa tes kemampuan yaitu :


  • Tes Kemampuan Verbal : umumnya untuk tes verbal ini kita diminta untuk mencari lawan kata dan persamaan kata. Kuncinya adalah harus banyak berlatih dari soal TPA atau soal soal di internet.
  • Tes Numerikal : tes ini biasanya berupa tes deret angka dan perhitungan matematika. Tipsnya sama kita harus banyak berlatih dari soal-soal ujian (seperti soal masuk perguruan tinggi). Tapi usahakan saat sedang mengerjakan soal ini, lewati saja yang susah jangan terlalu dipaksa menjawab, supaya waktu kita tidak terbuang dan bisa menjawab soal yang lebih mudah.
  • Tes Gambar-Gambar (logika) : biasanya tes ini berupa gambar-gambar dan kita harus mencocokan mana gambar yang sesuai selanjutnya, seperti dibawah ini 
http://asahotak.net/contoh-soal-psikotes/
       Untuk tes gambar ini yang dibutuhkan adalah ketelitian dan penalaran logika kita, jadi 
       semakin kita dapat berpikir cepat maka akan banyak pula jawaban yang bisa kita jawab.

  • Tes Papikostik : biasanya kita diminta menjawab satu pilihan jawaban yang paling sesuai atau mendekati dengan kepribadian kita. Saran saya isi saja dengan jujur agar nantinya kita juga bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan diri kita.
  • Tes Koran : tes ini merupakan tes yang cukup membuat pegal mata, tangan, dan otak tentunya. Dalam tes ini kita diminta untuk menjumlahkan angka sebanyak-banyaknya dari angka-angka yang tertera pada kertas (bisa dari atas kebawah atau sebaliknya)
http://www.indoamaterasu.com/2015/10/tips-mengerjakan-tes-koran-tes.html
  • Tes Warteg : tes warteg merupakan tes favorit saya karena disini kita bebas menggambar apa saja sesuai dengan imajinasi kita. Terdapat 8 kotak dengan gambar dasar yang berbeda-beda (biasanya titik dan garis). Saya pernah baca review di internet namun belum tahu apakah ini benar atau tidak, katanya kalau mengerjakan soal ini sebisa mungkin kita mengerjakannya jangan terlalu berurutan dari nomor 1-8 atau berantakan sama sekali. Usahakan berpola misal kerjakan nomor 4-3-2-1 lalu 8-7-6-5.
  • Tes Menggambar : biasanya terdiri dari menggambar orang dan pohon. Yang saya pernah dengar lagi dari internet, jika kita menggambar orang dan pohon ini usahakan jangan ada gambar yang dipertebal jadi sekali goresan pensil saja. Tidak masalah bagus tidaknya asalkan jelas dan kita menggambar secara utuh (pohon ada dahan, ranting, akar, dll. begitupula manusia ada mata, tangan, kuping, dll.).
  • Tes lainnya (khusus untuk media pertelevisian yg pernah saya lamar) : dalam tes ini terdapat 4 kata yang menggambarkan sifat kita (ceritanya), tapi kita hanya perlu menulis M (Most) di salah satu kata untuk menunjukkan kepribadian yang sesuai banget sama kita dan L (Least) untuk yang bukan merupakan kepribadian kita.


Selain tes diatas pastinya juga ada tes wawancara, berikut ini tips n trick wawancara dari saya :
  1. Pastikan kalian tahu perusahaan yang kalian lamar itu profilnya seperti apa karena biasanya suka ditanya nih.
  2. Pastikan kalian tahu lokasi kantor tersebut, kendaraan kesana naik apa dan estimasi waktunya supaya tidak telat datang.
  3. Pastikan kalian memiliki jawaban yang tepat untuk pertanyaan-pertanyaan seperti : ceritakan kepribadian anda! Apa kelebihan dan kelemahan anda? Kenapa anda tertarik melamar di perusahaan kami? Apa rencana anda beberapa tahun kedepan? Kenapa kami harus memilih anda? (rata-rata pertanyaannya itu)
  4. Berpakaian rapih, sopan, dan jangan lupa mandi ya :P
  5. Jangan lupa berdoa dan minta doa restu dari orang tua.

(next bersambung ke part 2)

Kamis, 02 Maret 2017

Explore Lembang : Floating Market

The last...

Melanjutkan dua postingan sebelum ini soal "Explore Lembang", kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dan keluarga mengunjungi Floating Market atau Pasar Apung yang ada di Lembang. Lokasi pasar apung ini tidak terlalu jauh dari De'Ranch.

Untuk HTM nya cukup dengan Rp 15.000 saja, tiketnya bisa ditukarkan (lagi-lagi) dengan minuman. Tapi disini enaknya kita bisa pilih mau minuman hangat (kopi dengan berbagai rasa) atau dingin (orange dan ice tea kalau tidak salah). Jadi asiknya kita bisa memilih minuman yang kita suka disini.

Di pasar apung ini terdapat berbagai macam toko souvenir, kemudian ada juga berbagai macam hewan-hewan yang dapat kita lihat (mirip di Farmhouse namun tidak sebanyak di Farmhouse). Kita bisa juga menaiki perahu dan wisata air lainnya bersama keluarga. Ada juga taman miniatur kereta api loh disini. Berasa jadi raksasa kalau kita main disini.

Miniatur kereta api


Pemandangan disini menurut saya yang paling bagus, kita bisa melihat pegunungan, danau yang ada ikannya dan berbagai macam pepohonan. Lebih asri disini menurut saya sih. Bahkan, disini juga ada area ala Korea dan Jepang dimana kita bisa menyewa baju tradisional kedua negara tersebut kemudian berfoto di tempat yang berlatar belakang ala Asia.

Pemandangan gunung dan danau yang asri
Untuk jajanan, pastinya banyak banget ya disini. Jajanan disini ada yang dijual di saung ala ala Sunda dan ada pula yang dijual menggunakan perahu (ya namanya juga pasar apung). Untuk jenis makanan, ada banyak sekali dari mulai makanan khas Indonesia sampai yang ke-Jepang-Jepang-an. Harganya juga beragam ada yang murah dan ada yang yaa lumayan mahal. Toko souvenir di pasar apung juga menjual pernak-pernik ala Jepang yang harganya hmm cukup lumayan mahal menurut saya sih. Namun, tentunya souvenir tersebut sangat unik dan lucu-lucu.


Saung yang menjual makanan

Pasar Apung

Secara keseluruhan, pasar apung sangat cocok sebagai tempat untuk wisata kuliner karena ada banyak jajanan yang dijajakan disini. Selain itu, jika kita ingin melihat suasana ala ala Sunda, Jepang, dan Korea bisa banget buat kesini karena ada area-area yang menampilkan kesan ala Sunda (seperti saung dan persawahan), ala Jepang dan Korea (rumah-rumah, sewa baju tradisional, dan pepohonan ala Asia).


area ala Sunda

Rumah dan pohon ala Jepang

Senin, 27 Februari 2017

Explore Lembang : De'Ranch

Lanjutan postingan terakhir beberapa hari yang lalu...

Setelah selesai dari Farmhouse, saya dan keluarga pergi makan di Tahu Susu Lembang. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Farmhouse. Selanjutnya, kami melanjutkan perjalanan menuju De'Ranch. Menurut situs web milik De'ranc (http://deranchlembang.com/id/), tempat wisata De'Ranch buka setiap hari, kecuali hari Senin. Jam bukanya hari biasa: 09.00 - 17.00 WIB, sementara weekend/hari libur: 08.00 - 18.00 WIB. Untuk HTM, dikenakan biaya Rp 10.000/orang. Tiket yang sudah kita beli bisa kita tukar dengan susu murni berbagai rasa. Ukuran susu di De'Ranch memang tidak sebesar di Farmhouse namun disini ada pilihan rasa yang lebih banyak (ada rasa melon).

Foto saya dan keluarga (papah yang fotoin)
Ada peraturan di De'Ranch yang mengharuskan kita untuk TIDAK membawa makanan dan minuman dari luar De'Ranch. Jadi jika kalian sudah terlanjur membawa makanan atau minuman dari luar silahkan dititipkan saja di petugas loket, jangan lupa diberi penanda supaya tidak tertukar. Saat baru masuk ke De'Ranch kita disuguhi pemandangan berbagai macam makanan karena memang saat baru masuk itu langsung ke area food court. Barulah diseberang food court ada padang rumput luas.

Wisata De'Ranch terkenal dengan wisata koboi, karena disini kita bisa naik kuda keliling padang rumput yang cukup luas. Tidak hanya wisata naik kuda saja loh, ada juga outbound untuk anak-anak, wisata air (naik perahu yang dikayuh berdua), dan ada juga wahana gold hunter. Gold hunter merupakan wahana dimana kita harus menangkap emas (aslinya batu yang diwarnai emas) di dalam kolam, kemudian nanti dapat ditukarkan hadiah. Namun saya kurang tau apa hadiahnya. Kebanyakan yang bermain di wahana ini adalah anak kecil.


Wisata naik kuda

Gold Hunter
Secara keseluruhan De'Ranch merupakan tempat wisata yang cocok untuk kamu yang mau makan-makan dan berwisata bersama anak-anak. De'Ranch ini memang cocok untuk wisata bermain bersama anak-anak karena banyak permainan untuk anak-anak. Untuk yang masih remaja bisa juga main di outbound atau naik kuda ya jadi jangan baper :P

Pemandangan di De'Ranch juga sangat memanjakan mata, ada gunung, padang rumput, pepohonan, danau buatan, pokoknya benar-benar menyejukan mata.

Terlihat pemandangan gunung tangkuban perahu dari De'Ranch

Sabtu, 25 Februari 2017

Explore Lembang : Farmhouse Susu Lembang

21 Januari 2017

Tahun baru 2017 telah datang, masa-masa liburan tahun baru pun sudah lewat, namun tidak untuk saya dan keluarga. Berhubung adik-adik saya sudah liburan kuliah semua, akhirnya kami memutuskan untuk berlibur ke Lembang, Bandung. Ayah saya sudah merencanakan kami akan berlibur ke Farmhouse, Tahu Susu (tempat makan), D'Ranch, dan Pasar Apung yang semua berlokasi di Lembang. Kami berangkat sehabis subuh dari Jakarta menuju Bandung.

Dengan bermodalkan Gmaps, kami menelusur Lembang dan akhirnya sampai di Farmhouse Susu Lembang. Harga tiket masuk untuk Farmhouse Susu Lembang ini adalah Rp 20.000/ orang. Sementara untuk motor dikenakan biaya Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000. Tiket yang sudah kita dapat nantinya boleh ditukarkan dengan sosis bakar atau susu murni. Saya dan keluarga menukarnya dengan susu murni. Ukuran gelasnya besar & memang banyak porsi susunya. Lumayan kalau haus nanti di jalan jadi bisa minum gratis.

Di Farmhouse ini, banyak sekali spot foto yang instagramable banget. Ada rumah-rumah seperti di film Lord of The Ring, ada taman-tamn bunga, ada pagar dengan gembok cinta, serta ada pula peternakan hewan-hewan seperti sapi, domba, kelinci, landak mini, kucing, dan iguana.

Peternakan sapi

Peternakan domba

Gembok cinta <3

Di peternakan hewan kita bisa membeli sayuran / makanan hewan, bukan untuk kita makan sendiri loh btw tapi untuk diberikan kepada hewan-hewannya :-P
Kalau ingin makan, disini ada cafe dan toko-toko yang menjual snack jadi jangan takut kalau kamu kelaparan bisa pesan makanan disini. Selain itu, kita juga bisa menyewa baju ala ala wanita Belanda. Saat saya bertanya pada salah satu pengunjung, ia mengatakan kalau harga sewa bajunya Rp 75.000 baik untuk anak-anak maupun untuk dewasa. Di Farmhouse juga terdapat toko yang menjual oleh-oleh mulai dari makanan, baju, tas, gantungan kunci (ini dimana-mana selalu ada), dan kerajinan tangan.

Dua anak kecil sedang memeakai kostum ala Belanda

Secara keseluruhan, Farmhouse ini memang tempat yang cocok buat kamu yang ingin liburan berfoto-foto (terutama untuk diupdate di sosmed). Farmhouse ini sedang hits banget soalnya. Selain itu memang banyak spot unik yang bisa kita temukan untuk berfoto-foto. Jadi lumayan deh buat hunting foto disini. Tapi, biasanya kalau weekend selalu ramai jadi kalian harus siap-siap mengantri berfoto dengan orang-orang lainnya. Tempat sewa bajunya juga ramai diminati oleh ibu-ibu dan anak-anak.

Kebun bunga di Farmhouse
Rumah ala film LOTR (http://katalogwisata.com/mengenal-lebih-dekat-rumah-hobbit-di-bandung)

Next, saya akan cerita ke tempat wisata selanjutnya yaitu D'Ranch. Tunggu aja nanti di postingan selanjutnya. Silahkan bertanya atau berkomentar di kolom bawah. Terima Kasih. :)