Senin, 14 Mei 2018

Yayoi Kusama : life is the heart of a rainbow

13 Mei 2018 kemarin, saya beserta teman kuliah saya mengunjungi museum MACAN. Kali ini tema dari pameran di Museum MACAN adalah Yayoi Kusama : life is the heart of a rainbow. Yayoi Kusama sendiri sudah terkenal di berbagai negara. Ia juga sudah melakukan pameran di beberapa negara lainnya seperti Jepang & Singapura. Kali ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah pameran karya - karya seni Yayoi sendiri.

Pameran ini dibuka mulai 12 Mei - 9 September 2018. Untuk harga tiket, dikenakan biaya sebesar Rp 100.000,- yang bisa kalian beli secara online di https://ticket.museummacan.org/KUSAMAJKT  atau beli on the spot. Saran saya beli saja secara online supaya hari H bisa langsung check in. Lokasi pameran kali ini sama seperti sebelumnya yaitu di lantai M, namun kali ini ada tambahan salah satu karya seni yang bisa dibilang interaktif. Kenapa interaktif? Karena kita juga bisa ikut menempelkan sticker polkadot di dalam Obliteration Room milik Yayoi Kusama (akan saya bahas terakhir).

Yayoi Kusama : life is the heart of a rainbow

Pada bagian depan sebelum pintu check in kita dapat melihat gambar seperti yang ada di atas ini, kemudian juga ada sejarah perjalanan karir Yayoi di sebelah kanan Museum.  Kita juga bisa melihat karya berjudul Great Gigantic Pumpkin  di luar area check in.

Great Gigantic Pumpkin



Ada pula tempat penitipan barang & tempat souvenir di kiri Museum. Saran saya sebaiknya tas dititipkan saja supaya saat berkeliling Museum bisa lebih santai dan fokus melihat karya. Tidak boleh membawa makanan & minuman juga ke dalam Museum, jadi sebaiknya udah dititip aja. Gratis kok menitipkan barang disini :)

Selanjutnya, tepat jam 10.00 WIB saya dan teman saya yang sudah memiliki tiket online segera mengikuti barisan antrian pengunjung yang ingin check in. Ada segerombolan anak muda yang kebingungan karena mereka belum beli tiket online, menurut petugas tiket on the spot dijual di lantai bawah B1 / GF saya lupa jadi tidak seperti pameran sebelumnya, yang mana tempat pembelian tiket dan pameran sama-sama ada di lantai M. Jadi sebaiknya, belilah tiket online saja.

Setelah check in, kita akan disuguhkan dengan salah satu karya Yayoi Kusama yaitu Dots Obsession, bentuknya berupa balon kuning dengan bintik-bintik hitam polkadot yang merupakan ciri khas dari karya Yayoi sendiri.

Dots Obsession
Di area dots obsession ini ada 1 buah bola yang di dalamnya berisi "sesuatu", kita bisa lihat atau foto melalui sebuah lubang ( yak kita sebut saja "lubang foto" ). Nanti kalian bisa lihat sendiri kalau datang kesini, atau di instagram juga pasti sudah banyak postingannya sih hehe. Selain kita bisa foto bagian dalamnya, ada juga 1 bola besar yang bisa kita masuki looh. Di dalam bola besar ini ada area mirip Infinity Room karya Yayoi di pameran sebelumnya. Bedanya isi di dalamnya juga ada dots nya dan kali ini diberi waktu hanya 25 detik saja ha ha ha.

Pintu masuk ke dalam ruangan

Susasana di dalam
Selanjutnya ada Narcissus Garden, disini kita bebas berfoto asal tidak menyenggol bola-bola metaliknya yaa...

Narcissus Garden
Kemudian semakin ke bagian dalam pameran, banyak lukisan-lukisan dan instalasi karya - karya Yayoi Kusama lainnya yang tentu saja terkenal dengan  dots nya. Ada juga area yang tidak boleh difoto dan ada keterangannya 18+, jadi harap diperhatikan buat yang bawa anak kecil jangan sembarangan masuk ya Moms & Dads :)

Selanjutnya, ada lagi nih bagian yang mengantri di area Experiments in Japan.  Ada satu ruangan dimana kita bisa masuk selama 1 menit untuk berfoto di ruangan yang penuh polkadot & bernuansa warna hitam-kuning. Jangan lupa untuk membuka sepatu kalau ke ruangan ini. Disini juga ada "lubang foto" yang isinya dipenuhi labu-labu polkadot (lagi).

Pintu Masuk (buka sepatu dulu)


Bisa selfie karena ada dinding kacanya
Lanjut ke ruangan berikutnya ada ruangan bernama Love Forever, disini lukisan yang dipamerkan bernuansa hitam-putih. Berbeda dengan di ruangan selanjutnya di area My Eternal Soul yang nuansanya colorful banget. Tapi di ruangan Love Forever ada salah satu karya berupa hiasan lampu berwarna - warni yang bisa kita nikmati dengan melihat ke dalam lubang kecil persis seperti "lubang foto" dots obsession di awal tadi.

Love Forever

Salah satu karya di Love Forever

My Eternal Soul
Setelah dari My Eternal Soul, ada Manhattan Suicide Addict  yang isinya berupa video dari Yayoi Kusama. Ia menyanyikan sebuah lagu di video ini. Lalu, terakhir di sesi rangkaian pameran Yayoi Kusama di lantai M ini ada salah satu karyanya yang hits di pameran lalu. Tidak lain dan tidak bukan adalah Infinity Room. Karya Yayoi satu ini masih menjadi favorit para pengunjung yang datang ke Museum MACAN. Kece abis! Terlihat dari banyaknya orang yang datang & mengantri di area ini.

Selesai deh pameran di lantai M...

Nah, kembali ke Obliteration Rooom. Obliteration Room sendiri terletak di lantai 6 (cuma satu lantai dari lantai M bisa naik eskalator polkadot yang ada di lantai M).

Saya & sticker obliteration room

Obliteration Room di lantai 6
Peraturan di Obliteration Room ini : kita dapat masuk untuk berfoto, menikmati karya, dan menempelkan sticker selama 3 menit. Sticker yang tidak tertempel di ruangan (yang masih tersisa) dapat dikembalikan di pintu keluar ruangan. Sticker ini tidak boleh dibawa keluar area Museum MACAN.

Untuk minum dan sekedar ngemil kalian bisa ngopi cantik di kedai kopi yang ada di lantai M, harganya sih yaa kisaran 26-40rb. Kalau duduk-duduk ada tax & service tapi he he he. Di lantai B1 juga ada kedai kopi lainnya sih (kalian pasti tahu kedai kopi hits ini yang berlogo perempuan berwarna hijau-putih).

Nah... Sekian ulasan dari saya, semoga bermanfaat dan jangan lupa datang ke Museum MACAN :D

Senin, 16 April 2018

DISKUSI : MEMAKSIMALKAN INSTAGRAM UNTUK LEMBAGA NON-PROFIT



Di zaman modern ini, pengguna internet lebih menyukai melihat gambar atau gambar bergerak (video). Salah satu media sosial yang menyediakan kedua hal tersebut adalah instagram. Instagram dapat kita maksimalkan manfaatnya demi tujuan lembaga, dalam diskusi kali ini fokus utamanya adalah untuk lembaga non profit. Diskusi dilaksanakan pada 16 April 2018, di Aman Indonesia (Rawa Bambu, Pasar Minggu).

Dalam penggunaan instagram kita harus tahu terlebih dahulu apa tujuan dari kita membuat instagram? Apa yang mau kita sampaikan? Kepada siapa kita menyampaikan pesan tersebut? Untuk mempermudah dalam mengetahui tujuan tersebut perlu kita buat akun Instagram lembaga kita menjadi profile bisnis. Jika kita sudah mengubah akun Instagram lembaga menjadi profile bisnis, maka kita dapat melihat presentase siapa saja followers kita, berapa rentang usianya, kapan waktu yang ideal bagi kita untuk posting, dll. Semua itu ada di bagian insight jika akun kita sudah diubah ke profile bisnis.

Insight tersebut mempermudah kita dalam menentukan target audiens kita, jika ternyata pengikut kita targetnya untuk laki-laki dan perempuan maka postingan kita harus ramah terhadap kedua jenis kelamin tersebut. Jika ternyata pengikut kita rentang usianya masih muda 18-24 tahun, maka postingan kita harus bernuansa “anak muda” agar lebih menarik minat mereka. Semua itu dapat kita lihat di Insight. Tiap akun tentunya berbeda keterangan insight-nya.

Selanjutnya, kita harus memperhatikan konten postingan kita. Konten Instagram terdiri dari 3 hal yaitu foto, video, dan narasi. Kita bebas saja memilih salah satu dari ketiganya, mana yang sesuai dan paling banyak diminati oleh pengikut kita. Tentunya, lagi-lagi hal ini bisa kita analisa melalui insight. Ada beberapa strategi konten dalam mem-posting di  Instagram, diantaranya adalah : 
  1. Fokus tujuan dan siapa target utama kita. Kita harus menentukan dahulu apa tujuan kita posting dan sasarannya siapa.
  2. Konsistensi penjadwalan post. Konsistensi disini maksudnya tidak perlu setiap hari posting, namun konsisten mulai dari waktu posting, jenis postingan, atau mungkin warna, dll.
  3. Ubah tautan bio secara strategis. Di dalam bio kita dapat memasukan link yang dapat kita pergunakan misalnya untuk mengarahkan pengikut kita mengisi kuesioner, mengarahkan untuk klik website organisasi, dll.
  4. Hastag relevan. Hastag disini sangat berpengaruh, postingan tanpa hastag itu seperti hampa. Dengan hastag orang lain dapat “menjaring” postingan kita, yang mana postingan kita sesuai dengan hastag yang mereka cari. 
  5. Gunakan iklan berbayar. Untuk poin ini optional, karena tergantung dengan kebijakan dan kebutuhan lembaga apalagi lembaga non-profit.

Hal lain yang dapat kita lakukan adalah dengan aktif menyapa para pengikut kita. Kita bisa membuat postingan yang mengajak mereka untuk komen, atau klik link di bio kita. Hal itu tentunya akan membuat pengikut kita merasa “diajak berbicara”. Untuk lembaga non-profit, karena kita tidak menjual barang atau jasa, maka yang bisa kita sampaikan kepada pengikut kita adalah : Visi Misi / tujuan lembaga, kegiatan lembaga, branding lembaga, kampanye atau menyuarakan ide-ide terkait dengan isu organisasi.

Selain itu, perlu adanya Tim Sosial Media yang terdiri dari konseptor, penyedia konten, dan pengelola konten untuk memaksimalkan penggunaan sosial media demi mendukung kinerja organisasi / lembaga.

-Neka Rusyda Supriatna-
Tulisan ini juga dimuat dalam webiste mappifhui.org

Selasa, 03 April 2018

Pelatihan Knowledge Management

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 27-28 Maret 2018 saya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan infografis yang diadakan oleh Yayasan Satu Dunia. Lokasinya ada di Jl Tebet Timur Dalam VIII V No 21 (dekat dengan Stasiun Cawang).

Pemateri di pelatihan ini bernama Bapak Ikbal Maulana, beliau merupakan ahli Knowledge Management (KM) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Peserta dari pelatihan ini ada saya sebagai perwakilan dari MaPPI FHUI, kemudian ada dari Japfa Foundation, dan Save The Children. 

Pada awal pelatihan kami diajarkan mengenai perbedaan pengetahuan dan ilmu. Pengetahuan itu sesuatu yang kita dapatkan tanpa perlu adanya uji teori, sementara ilmu itu sudah ada uji teorinya. Sebagai contoh : Saat ingin mengganti channel di tv, remote yang kita gunakan tiba-tiba tidak dapat berfungsi. Kemudian, kita menggetuk-getuk remote tersebut sehingga dapat berfungsi kembali.
Dari kasus diatas, pengetahuan yang kita dapatkan adalah bahwa "jika remote tidak berfungsi maka harus digetuk-getuk", sementara ilmunya "bisa saja itu terjadi akibat adanya listrik statis (diuji terlebih dahulu)".

Selain itu, kami juga diajarkan mengenai Tacit dan Explicit knowledge. Tacit Knowledge merupakan pengetahuan yang tersimpan di dalam pikiran seseorang. Sementara Explicit Knowledge merupakan pengetahuan yang sudah dibagikan ke orang lain.
Contohnya : seorang penulis yang telah menulis dan menerbitkan buku. Isi buku tersebut merupakan Explicit Knowedge bagi si penulis buku, tetapi ketika kita membaca buku tersebut belum tentu hal itu menjadi Explicit Knowledge untuk kita. Apabila isi buku tersebut kita ceritakan ke orang lain, maka hal tersebut menjadi Explicit Knowledge kita.

Selain teori-teori, ada pula game menarik mengenai KM. Mulai dari tebak kata, tebak gambar sampai main puzzle. Seru pokoknya gak bikin ngantuk :)

Untuk hari kedua diajarkan mengetahui KM di Organisasi melalui Business Model Canvas, untuk menngetahui kekuatan pengetahuan organisasi. Kami diminta menggambarkan / membuat ilustrasi atau cerita mengenai bagaimana Organisasi kami masing-masing sesuai dengan 9 item di Business Model Canvas.

Inti dari KM sendiri adalah sebenarnya bagaimana kalian saling memahami pengetahuan apa yang baik untuk kalian simpan sendiri dan mana yang baik untuk dibagikan ke organisasi. Kalian juga harus punya wadah entah itu melalui sistem atau pertemuan untuk saling dapat bertukar informasi. KM bukan hanya sistemnya saja tetapi baik internal maupun eksternal orang-orang di organisasi juga menjadi fokus KM. Karena baik orang di internal maupun eksternal organisasi juga memiliki pengetahuan yang berguna bagi organisasi kita.

Hal yang biasanya luput dari organisasi adalah bagaimana transfer pengetahuan apabila seseorang sudah resign dan digantikan oleh orang baru. Dari pelatihan yang saya ikuti, menurut Pak Ikbal perlu adanya hari untuk "kerja bersama" antara si orang yang mau resign dengan si anak baru supaya si anak baru dapat gambaran pekerjaan yang akan ia lalui serta si orang yang mau resign ini dapat memberikan petuah-petuah bagi si anak baru.

Untuk mengetahui detailnya kalian bisa download materi disini gratis https://drive.google.com/open?id=1RtPmQpsa8qTs6HOKI-OTzpfyD3Wy1oMF

Semoga membantu dan selamat belajar :)

Sabtu, 24 Maret 2018

Kelas Infografis Tirto - Jakarta 2018

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 22 Maret 2018, saya dan salah satu rekan kantor saya diberi kesempatan oleh MaPPI FHUI untuk mengikuti pelatihan infografis yang diadakan oleh Tirto. Siapa sih yang gak kenal Tirto, salah satu media online yang punya ciri khas "infografisnya yang ciamik".


Pelatihan ini dibagi menjadi 3 kelas : infografis, riset, dan penulisan. Saya mengambil kelas infografis karena saya butuh sekali tips n trick dalam pembuatan infografis untuk mendukung salah satu jobdesc saya sebagai content graphic/designer  di MaPPI FHUI.

Tanggal 22 Maret 2018, kelas infografis diadakan di Unika Atma Jaya (sebelah Plaza Semanggi). Di jadwal, pelatihan ini dimulai puluk 08.00 WIB, namun ada sedikit kendala teknis karena ternyata ada mati listrik di Unika Atma Jaya sehingga kelas baru mulai sekitar jam 10.00 WIB (untungnya jadi ya kelasnya).

Kelas dibuka dengan penjelasan mengenai Tirto itu sendiri, selanjutnya ada sedikit pembahasan mengenai pencegahan hoax di facebook oleh Facebook Indonesia. Kemudian, para peserta dibagi ke kelas masing-masing. Saya dan rekan saya masuk ke kelas infografis yang dipandu oleh kakak-kakak Tirto yaitu kak Gerry & Dio.

Sumber dari IG Story Tirto (ada saya & rekan saya)
Di kelas infografis ini ada beberapa tips n trick yang dibagikan, diantaranya :

  • Dalam pembuatan infografik, jangan terlalu banyak teks. Jika terdapat data usahakan hanya 3 data utama saja yang dimasukkan ke infografis, sisanya dibuatkan saja ke bentuk berita/tulisan/laporan. Sehingga tujuan si infografis ini hanya sebagai "jalan" bagi pembaca menuju ke berita/tulisan/laporan tersebut.
  • Di Tirto sendiri, infografis Instagram dan Website agak sedikit berbeda. Untuk di Instagram cukup berisi data singkat, sementara di website lebih panjang (baik isi maupun ukuran)
  • Dasar dari infografis ada 3 hal : data, visual, dan narasi. Dimana ketiganya harus saling melengkapi.
  • Jika kalian bekerja di bidang riset/penelitian, harus ada "referensi" atau gambaran seperti apa designnya, warna, icon, dll. dari tim riset/peneliti kepada sang designer supaya si designer dapat memvisualisasikan hasil riset dengan tepat, karena belum tentu si designer paham akan isu risetnya.
  • Untuk memilih warna gunakan bantuan dari : material.io atau color.adobe.com , ada juga namanya teori Brwester (bisa cari di google)
  • Untuk bantuan icon vector  gunakan : flaticon atau freepik
  • Untuk layout : latihan dengan mengisi ruang canvas (menggambar), atau sebelum membuat infografis, buatlah bagian-bagian di canvas/media design kita (dibagi 2 atau 4) kemudian kita proposionalkan isi ruangan canvas/media tersebut (bisa lihat contoh infografis di IG Tirto).
  • Untuk font : Tirto biasanya pakai Latto dengan ukuran diatas 22pt (untuk body text, kalau judul bebas sih)
  • Jangan lupa juga di infografis kalian harus dicantumkan sumber, karena tanpa sumber infografisnya dirasa "kurang". Link tidak perlu ditulis lengkap, misalnya hanya cukup Wikipedia, Tirto (judul beritanya apa), karena toh tidak bisa klik link juga di gambar.

Selesai kelas Infografis, sesi terakhir adalah pembuatan mild report seperti berita di Tirto. Pembuatan mild report dibagi menjadi 9 kelompok dengan menggabungkan anggota-anggota kelas riset, penulisan, dan infografis. Waktu yang diberikan hanya 90 menit. Disini berasa banget betapa susahnya mencari data, kemudian membuatnya menjadi laporan berita lalu dibuat infografis. Butuh diskusi bermenit-menit bahkan sejam setengah itu kurang banget! Intinya sih tiap tim harus saling komunikasi dan menghargai. Bahkan membuat design aja ga semudah ituloh teman-teman, even cuma ganti warna misalkan :)

Dapet goodie bag, power bank, notebook, dan ada konsumsi :)
Kelas Tirto Jakarta ini merupakan kelas terakhir di tahun ini. Semoga tahun depan ada lagi ya dengan konsep yang lebih kece juga. Terima kasih Tirto & MaPPI FHUI.

Selasa, 20 Maret 2018

Bikin Paspor via Whatsapp

Long time no post :)

Sudah lama sekali saya tidak posting di website ini karena satu dan lain hal. Nah, kali ini saya akan membagikan informasi mengenai cara pembuatan paspor via whatsapp. Hah via whatsapp? Kok bisa?

Tentunya bisa :)
Pembuatan paspor via whatsapp ini merupakan salah satu layanan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat. Melalui whatsapp ini kita bisa mengetahui jadwal pembuatan paspor yang kosong sekaligus booking hari untuk pembuatan paspor.

Informasi ini saya dapatkan via twitter ( @firrywahid ) dari salah satu orang yang sudah menggunakan layanan ini terlebih dahulu.

Tata cara permohonan paspor via whatsapp :

1. Simpan nomor whatsapp Imigrasi Jakarta Pusat ( 0812 9900 4406 )
Pada layanan chat ini kalian akan berkomunikasi dengan "bot" atau mesin. Jadi chatnya hanya akan merespon format-format tertentu.


2. Chat #tgllayanan
Untuk mengetahui tanggal layanan yang kosong, kalian perlu chat #tgllayanan.

Ilustrasi Chat Jika Tanggal Layanan Sudah Penuh
Ilustrasi Chat Jika Tanggal Layanan Tersedia
Jika tanggal layanan sudah tersedia, kalian perlu mengetik sbb : #Nama Lengkap (boleh spasi)#Tanggal Lahir (tanggal,bulan,tahun)#Tanggal Layanan yang Tersedia

Contoh : #Jamie Dornan#05031994#19022018

3. Tunggu sampai kalian mendapat nomor konfirmasi

Jika kalian sudah mendaftar / booking hari, maka kalian akan mendapatkan nomor konfirmasi yang perlu kalian copy-paste kemudian kirim kembali ke nomor Imigrasi

Setelah kalian copy-paste nomor konfrmasi, barulah kalian akan mendapatkan kode booking yang nantinya berguna untuk keperluan administrasi di hari H. Selain kode booking, di chat tersebut kalian juga mendapatkan informasi tanggal serta jam kedatangan pembuatan paspor.


4. Siapkan berkas-berkas yang harus dibawa
Yang harus kalian bawa baik dokumen asli maupun photocopy adalah :

  • E-KTP (kalau belum ada E-KTP mintalah surat keterangan dari kelurahan), untuk photocopy e-ktp kertasnya A4 yaa jangan digunting jadi kecil.
  • Kartu Keluarga.
  • Akta Lahir/ Ijazah / Buku Nikah (dokumen ini boleh dipilih salah satu saja yang penting ada nama orang tua kita didalamnya).

5. Datang di hari H
Lokasi Imigrasi kelas I Jakarta Pusat  
Jalan Merpati Blok B12 No.3, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, RW.10, Gn. Sahari Utara, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10720Untuk mencapai kesini bisa menggunakan Kereta Api jurusan Jakarta-Kota, turun di Stasiun Juanda atau Sawah Besar (saya memilih untuk turun di Juanda saja). Dari situ bisa naik bajaj, ojeg, atau ojeg online.

Untuk jam buka, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat ini buka dari jam 07.30 - 16.00 WIB. Saran saya sih datang lebih pagi aja walaupun misal di booking-an kita dapat jam 10 keatas tetap datang pagi saja bisa kok, supaya tidak terlalu penuh & lama antri. Saat datang, kalian bisa duduk di Lobby bawah, tersedia beberapa baris kursi untuk duduk. Nah, untuk yang pertama kali bikin paspor, jangan lupa beli surat pernyataan pertama kali membuat paspor. Surat ini ada di koperasi belakang Kantor Imigrasi (tanya saja satpam), harganya Rp 8.000 sudah plus materai 6000.



6. Isi form & map kuning
Nanti setelah mulai jam layanan pengajuan paspor, kalian akan diminta untuk mengambil formulir & map kuning. Isi form dengan hurup KAPITAL, kemudian tuliskan kode booking whatsapp di bagian dalam kantung map kuning (nanti petugasnya akan memberi tahu detailnya), jangan lupa juga masukan semua photocopy berkas kalian di map kuning ini.



7. Antri cek berkas & pengambilan nomor antrian
Setelah semua photocopy berkas dimasukan ke map kuning, kalian diminta mengantri di bagian tengah loket. Di bagian tengah loket ini berkas kalian akan di cek oleh petugas. Setelah semua berkas sesuai, maka kalian pindah ke loket bagian kanan untuk meminta nomor antrian kepada petugas.


8. Anti untuk wawancara & foto
Setelah dapat nomor antrian kita diminta naik ke lantai 2 untuk duduk di ruang tunggu. Di lantai 2 ini kursi yang tersedia lebih banyak. Ada juga area bermain untuk anak-anak, air mineral gelas gratis di dalam kulkas, serta area untuk charger handphone gratis.

Tempat charger handphone
Suasana ruang tunggu lantai 2


Ruangan untuk foto & wawancara
Nama serta nomor antrian kita akan dipanggil di layar (persis seperti di bank), jika nomor antrian kita dipanggil maka kita harus segera masuk ke dalam ruangan seperti gambar di atas ini. Di dalam sana nanti kita akan diwawancara & foto. Pertanyaannya bebas tergantung petugas, kalau saya cuma 1 pertanyaan : Mau kemana bikin paspor?
Sementara adik & ibu saya agak panjang pertanyaannya seperti kuliah dimana? pergi sama siapa? dll.


9. Simpan bukti transaksi untuk pembayaran
Setelah selesai mengajukan paspor nanti kita diberikan bukti transaksi oleh petugansya, nah di bukti tersebut ada nomor kode yang perlu kita kirimkan via whatsapp ke nomor Imigrasi Payment, nomornya berbeda dengan yang sebelumnya. Berikut ini nomor whatsappnya : 0813 1054 6763


10. Chat ke Imigrasi Payment
Kita perlu chat ke nomor Imigrasi Payment tadi berupa kode di bukti transaksi yang diberikan saat kita foto & wawancara.

Ilustrasi Chat Pembayaran Paspor (Kode MPN belum ada)
Nanti di chat tersebut kita akan diberi KODE MPN G2 sebagai kode untuk pembayaran di bank. Jadi kita harus menunggu kode itu muncul dulu baru bisa bayar ke bank, biasanya menunggu H+1 setelah foto baru diberikan kodenya.


11. Pembayaran
Untuk pembayaran maksimal H+7 hari setelah foto ya jangan sampai lupaa.... Pembayaran bisa via atm atau teller, tapi saya memilih via teller saja dengan cukup memberitahu KODE MPN G2 ke teller. Untuk paspor biasa 48 halaman dikenakan Rp 355.000,- ada biaya Rp 55.000 untuk sistem gitu deh.

Spanduk berisi keterangan harga-harga layanan Paspor


12. Paspor jadi!
Diberitahukan katanya paspor akan jadi sekitar 3-7 hari kerja dari pembayaran paspor. Nanti akan di chat juga kok via whatsapp apabila paspor kita sudah jadi. Chat tersebut merupakan pemberitahuan H-1 paspor jadi ya. Jadi misal kita di chat Senin, maka hari Selasa (besoknya) merupakan hari paspor kita jadi. :) 

Pengambilan paspor bisa dilakukan di jam kerja Kantor Imigrasi, dari jam 08.00 - 16.00. Pengambilannya di lantai 2 di sebelah kiri ruangan foto & wawancara. Waktu saya kesini saya cukup memberikan bukti bayar ke loket petugas dan menunggu nama saya dipanggil. Ketika adik saya datang (19 Maret 2018), ternyata sudah pakai nomor antrian. Jadi kita perlu ketik nomor transaksi kita di mesin kemudian nanti muncul deh nomor antriannya. Jangan lupa bawa bukti bayar, KTP, serta nomor transaksinya yaa :)

Untuk pengambilan paspor ini bisa dilakukan maksimal sampai H+30 hari dari hari pernyataan paspor kita jadi

Loket pengambilan & mesinnya


Minggu, 07 Januari 2018

Fish & Cheap

Hallo para pecinta kuliner...

Kalian pasti tahu kan makanan kekinian dengan konsep "fish & chips"?  Alias ikan digoreng tepung yang disajikan dengan kentang goreng?

Nah kali ini saya akan membahasa salah satu brand yang menyajikan makanan "fish & chips" dengan harga terjangkau, yaitu Fish & Cheap. Mungkin yang sering kalian dengar itu brand FnC untuk sajian makanan high classnya atau FS yang harganya lebih terjangkau. Nah ada lagi nih Fish & Cheap yang harganya terjangkau banget dan rasanya juga gak kalah enak kok.

Salah satu lokasi Fish & Cheap yang saya datangi yaitu yang berlokasi di Poins Square lantai Ground. Lokasinya cukup mudah ditemukan karena terletak dekat dengan lobby atas Poins Square (pintu masuk pertama kalau dari arah TB Simatupang menuju Lebak Bulus). Untuk jam buka dari jam 10.00 - 22.00 WIB




Untuk menu makanan disini kisaran harganya rata-rata diatas 30 ribu - 60 ribuan. Tidak terlalu mahal, yang harganya agak mahal biasanya untuk menu platter. Minumannya juga kisaran 20 ribuan.

Berikut ini makanan dan minuman yang sudah pernah saya coba :

1. John Dory Fried Siomay
2. XXL Fish & Cheap set Fries
3. Crispy Platter
4. Jus Mangga Harum Manis
5. Jus Alpukat

Crispy Platter : cumi goreng tepung, kulit ikan goreng tepung, udang goreng tepung, sayuran, sambal dan mayonaise

XXL Fish & Cheap set Fries
Untuk menu makanannya rasanya lumayan enak, yang bikin nagih itu sambelnya, rasanya seperti sambel homemade alias sambel buatan rumahan. Jusnya juga enak terutama yang mangga harum manis katanya itu idola banget, soalnya mangga juga lagi hits sih sekarang-sekarang ini. Untuk ikan saya lebih suka ikan dorry karena memang ikan dorry itu lembuuuut banget sampai terasa seperti bukan makan ikan.

Jadi buat kalian yang mau mencoba menu ikan goreng kekinian, bisa banget coba Fish & Cheap ini selain FS. Silahkan kepoin IG mereka di fishandcheap_id

Selasa, 05 Desember 2017

Museum MACAN (Modern Art and Contemporary Art in Nusantara)

Hari Minggu lalu tepatnya tanggal 3 Desember 2017, saya berkunjung ke museum MACAN yang lagi hitz banget di kalangan remaja sampai orang dewasa.

Saya berkunjung ke museum MACAN bersama salah satu teman saya. Lokasi museum MACAN ini ada di gedung AKR, Jalan Panjang, Kebon Jeruk. Untuk menuju ke sini bisa menggunakan ojek atau mobil online, kendaraan pribadi, atau transjakarta turun di Halte Kebon Jeruk (kemudian jalan kaki kurang lebih 600 m). Museum MACAN buka dari jam 10.00 pagi hingga 19.00 WIB.

Sampai di depan gedung AKR, saya bertanya ke satpam bagaimana cara masuk ke museum MACAN. Satpam menjelaskan bahwa dari depan pintu masuk gedung AKR kemudian kita lurus saja menuju ke turunan basement, nanti ada zebra cross, nah di sebelah kanan zebra cross itu ada pintu masuk menuju museum MACAN. Setelah masuk kita bisa menaiki eskalator atau naik lift menuju ke lantai M, lokasi museum berada.

Sampai di museumnya, jangan lupa untuk membayar tiket sebesar Rp 50.000/orang untuk dewasa dan Rp 30.000/orang untuk anak-anak. Kita juga bisa menitipkan tas loh. Lokasi penitipan tas ada di sisi kiri loket penjualan tiket, dekat dengan area souvenir.


Setelah membayar tiket dan menitipkan tas, kita akan bertemu dengan petugas yang akan mengecek tiket serta memberi penjelasan mengenai peraturan di museum. Ketika masuk ke dalam area pameran, yang menarik perhatian saya adalah adanya antrian yang lumayan panjang (tapi kalau semakin pagi malah belum terlalu ramai kok). Ternyata antrian panjang itu adalah antrian menuju ke salah satu karya bernama "Infinity Mirrored Room" karya Yayoi Kusama. Karya ini emang yang paling hitz yang diincar para remaja karena instagramable banget.

Antrian ke Infinity Mirrored Room

Infinity Mirrored Room


Di dalam infinity mirrored room ini dibatasi hanya maksimal 2 orang yang boleh masuk, durasinya hanya 45 detik, nanti akan ada petugas yang menghitung durasinya. Hati-hati juga kalau masuk sini jangan berjalan terlalu pinggir karena ada airnya, nanti kasian petugas kebersihannya harus ngelap air yang berceceran (ini kejadian ketika saya berkunjung kesana ada orang yang gak sengaja menginjak airnya).

Selain infinity mirrored room, koleksi lainnya juga gak kalah menarik sih. Dari mulai lukisan, instalasi, patung, dll. Oh iya di dekat lift juga ada area untuk anak-anak mewarnai (bisa untuk orang dewasa juga), ini free tanpa harus bayar tiket masuk karena ada di luar area pameran.




Area Mewarnai

Pameran bertema Art Turns, World Turns ini berlangsung sampai 18 Maret 2018, jadi jangan sampai menyesal ketinggalan momennya :)