Jumat, 19 September 2014

MIX diner & florist cafe

Hari ini seperti biasanya saya berbolang ria dengan partner bolang kesayangan saya :)
Kami pergi ke MIX diner & florist cafe yang terletak di SPBU Bestindo Mampang, Jl. Kapten Tendean, Jakarta, Indonesia. Lokasinya ada di dalam SPBU di perempatan mampang (mampang prapatan). kalau dari arah pejaten nanti ada di kanan lokasinya. Kalau dari arah kuningan nanti ada di kiri lokasinya.

Lokasinya strategis banget deh, naik mobil atau motor bisa. Naik kendaraan umum juga banyak yang lewat situ. Ada 75 (Pasar Minggu - Blok M), ada TJ (Ragunan - Dukuh Atas), ada juga P20 (Lebak Bulus - Pasar Senen), dll. Nuansa MIX diner & florist dibuat ala ala 1920an. Berasa ada di Inggris juga kalau liat berbagai macam pernak perniknya.

Pemandangan di lantai 1
Diner Bar di lantai 2
Pernak pernik penuh dengan benda - benda ala London dan Bunga
Untuk jam operasional, MIX diner & florist tutup di hari senin. Hari lainnya buka dari jam 12 siang. Sementara hari jumat buka jam 13 siang. Tutupnya juga sampai malam bisa sampai jam 22 atau 23 malam. Makanannya juga terjangkau harganya. Kisaran 18 - 20 ribu sekian. Minuman juga kisaran antara 5 - 20 ribuan. Disini juga disediakan buku dan majalah untuk dibaca sambil menunggu menu makanan.

Koleksi buku dan majalah
Dan yang unik disini ada mie mirip, dimana mie yang disediakan mirip sama bungkusnya. Ada 3 menu yaitu mie goreng, mie kari ayam dan mie ayam bawang. Nanti saat makanan sampai ke meja kita, pramusaji bakalan ngasih kita bungkus mienya juga buat dibandingin atau buat di update ke sosmed *eh* :P
Karena memang ada hadiah juga kalau ada yang mengupload foto dengan ketentuan di bawah ini : (baca sendiri semoga keliatan)

Hadiah mawar atau voucher
Ini dia mie mirip (kiri) rasa ayam bawang dan chicken karage (kanan)
Buat para pecinta kuliner harus nyobain makan disini, tempatnya seru, harganya terjangkau dan cocok banget buat hang out sama temen atau pasangan :)

Sabtu, 13 September 2014

Munas dan Monas

Tanggal 12 September saya dan Apin pergi ke daerah Jakarta Pusat. Kami rencananya mau ke Museum Nasional (Munas) atau yang biasa disebut juga sebagai Museum Gajah, dan Monumen Nasional (Monas). Kami naik TJ turun di halte Monas, pertama - tama kami menuju Munas yang terletak dekat dgn halte TJ Monas. Museum Nasional punya 2 gedung, yaitu gedung lama dan gedung baru.

Bangunan lama Museum Nasional

Bangunan baru Museum Nasional

Karya seni di tengah - tengah kedua bangunan Museum Nasional

Kami pun masuk ke dalam gedung, kami dikenai biaya masuk Rp 5.000/orang. Di dalam gedung lama banyak sekali patung - patung dewa - dewi kerajaan Hindu Budha zaman dahulu. Nuansanya juga mirip zaman Jawa Kuno pas masuk ke gedung lama ini. Selain itu ada juga replika rumah adat, keramik - keramik serta benda - benda khas dari suku - suku di Indonesia. Ada si gale - gale juga, yaitu "boneka roh" dari daerah Sumatera Utara.

Tiket masuk


Berbagai macam benda di bangunan lama Munas
Kemudian kami masuk ke gedung baru Munas. Disana gedungnya adem banget, dan kesannya luas banget. Gedung baru ini terdiri dari 7 lantai (kalau dari tombol di lift) tapi yang bisa kita akses umum hanya 4 lantai saja (1 sampai 4). Disini tersedia lift dan eskalator untuk mencapai lantai diatas. Oh ya eskalatornya disini otomatis jadi bakal bergerak kalau kita mendekat mau naik atau turun.

Bangunan tampak dari dalam


Berbagai macam benda di Munas gedung baru
Di gedung baru ini banyak benda - benda yang berkaitan dengan kehidupan manusia (asal - usul manusia), benda - benda prasejarah sampai sejarah, serta di lantai 4 ada benda - benda yang terbuat dari emas namun sayang nya kita tidak boleh memotret di dalam ruangan emas ini. Di gedung baru ini juga ada alat navigator sekaligus alat yang memberi tahu kita tentang sejarah benda - benda yang ada di museum ini.

Alat navigasi sekaligus pemberi informasi :)


Di lantai paling bawah sekali ada kids corner, disini anak - anak bisa bermain permainan tradisional, belajar melukis di kendi atau payung serta membatik.

Kids corner
Setelah dari Munas kita beli jajanan dulu tuh, oh ya kalau bisa beli makanannya yang di tukang jajanan samping Munas jangan yang di depan Munas soalnya lebih murah yang di samping hoho. Setelah jajan kami menaiki City tour Jakarta atau Mpok Siti. Ini pertama kalinya kami naik Mpok Siti. Kami menunggu Mpok Siti di halte depan Munas.

Mpok Siti
Setelah ke Munas kami berjalan - jalan ke Monas. Di monas kami berfoto - foto sambil melihat diorama disana. Ini bukan pertama kalinya kami ke Monas tapi ini pertama kalinya kami "berdua" pergi ke Monas bareng :3
Masuk ke Monas harganya Rp 3.000/orang, tapi sayangnya kami gak keatas karena udah siang juga. Setelah sore hari kami akhirnya pulang ke rumah :)

Monas


Note : Hari itu ada tawuran di TJ Pasar Rumput, sempet bikin heboh orang - orang tapi untung aman - aman aja :)

Jumat, 05 September 2014

Durian goreng dan Es krim goreng :D

Bolang kali ini, saya dan apin pergi ke Summarecon Mall Kelapa Gading atau biasa di sebut MKG (Mall Kelapa Gading). Transportasi kesana mudah banget tinggal naik TJ jurusan Harmoni - Pulogadung nanti turun di halte Pulomas, habis itu naik angkot 04 (warna merah). Naik angkot 04 bayar Rp 3.000/orang karena memang jaraknya dekat ke MKG-nya.

Awalnya, saat berencana ke MKG kami ingin mencari durian goreng "Kurayu" yang katanya enak banget. Pas kita dateng ternyata masih tutup, katanya bukanya kira-kira jam 2 siang. Alhasil kita makan siang dulu dan makan gelato (lupa namanya) ada di MKG 3 lantai 1, harga 1 scoop nya cuma Rp 5.000 kalau datang weekday dan saat pukul 12 - 15. Beruntunglah kami datang saat weekday hehe, saya memesan rasa bubble gum sementara Apin rasa rum raisin.

Setelah itu, kami penasaran ingin kembali melihat apakah durian gorengnya sudah buka atau belum, dan saat kami berjalan dari MKG 1 menuju MKG 3 kami lihat ada Raff House, yang merupakan stand jajanan mochi es krim dan es krim goreng. Akhirnya kami tertarik membeli es krim goreng. Harga untuk es krim goreng Rp 17.500/buah dengan rasa strawberry, cokelat, blueberry. Sementara harga untuk mochi es krim yaitu Rp 12.500/buah dengan rasa strawberry, cokelat, durian, dll. Cara membayar makanan disini juga unik, yaitu kita bayar melalui cashier, jadi tidak langsung membayar di stand ini.

Stand Raff House
Daftar menu dan harga
Es krim goreng blueberry pakai selai strawberry di atasnya
Setelah memesan es krim goreng, kami pun menuju ke tempat durian goreng yang ternyata juga sudah buka. Kami memesan durian goreng original yang harganya Rp 27.000/ 3 buah. Ada juga yang rasa cokelat durian tapi kebetulan tadi sedang kosong, harganya Rp 30.000/ 3 buah. Bisa juga isinya 5 buah tapi tentu harganya juga berbeda (saya lupa rincian harganya). Rasa durian gorengnya beneran enak loh. Jadi kalau yang suka sama durian bisa dicoba nih durian goreng "Kurayu" nya :)

Bungkus durian Kurayu (kalau take away)

Tampilan durian goreng (mirip gorengan), tapi rasa duriannya enak :9


Rabu, 27 Agustus 2014

TMII punya perpustakaan loh

Tanggal 28 Juni lalu, saya pergi ke TMII. Awalnya saya berencana hanya mengunjungi anjungan serta museum - museum yang ada di TMII. Kemudian, saya dan Apin melihat ada tulisan "perpustakaan". Kami langsung menuju ke dalam perpustakaan ingin melihat koleksi apa saja yang ada di peprus TMII ini. Ternyata TMII juga memiliki perpustakaan yang koleksinya khusus membahas tentang kebudayaan di Indonesia.

Saat masuk ke ruangan perpus, kami menitipkan tas kepada pustakawan di meja sirkulasi. Pustakawan di bagian sirkulasi disini sangat ramah sekali. Dia juga melayani saya dan Apin dengan baik saat kami bertanya, maklum kami baru pertama kali tahu ada perpustakaan di TMII.

Perpustakaan TMII
Pintu masuk perpustakaan TMII
Meja sirkulasi
Perpustakaan ini buka setiap hari dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kita juga harus menitipkan tas kita saat masuk ke perpustakaannya. Berikut ini foto jam buka dan aturannya :

Jam buka dan aturan mengenai barang bawaan
Di dalam, ada berbagai macam jenis koleksi dari mulai buku, majalah, dvd, tugas akhir, dll. Ada pula ruang untuk membaca buku. Kita tidak dapat membawa pulang buku yang ada disini. Selain itu, sangat disayangkan untuk petugas di dalam tempat buku ini agak sedikit kurang ramah. Tempat ini masih sangat sepi pengunjung padahal tempatnya lumayan nyaman untuk membaca.

Laci katalog

Rak buku peprustakaan TMII

Nomor Panggil
Ruang membaca buku (disebelah rak buku-buku)

Celebrity Pancake, surganya pecinta durian

Hari ini saya dan Apin pergi ke Celebrity Pancake di Margonda. Lokasinya bersebelahan dengan Detos dan tepat berada di seberang KFC Margonda. Kebetulan kami berdua memang sama - sama pecinta durian, jadi kami berburu kuliner durian deh.

Peta Celebrity Pancake Margonda
Celebrity Pancake disini bentuknya berupa ruko, tidak terlalu luas dan di dalamnya hanya ada sekitar 5 pasang kursi (dengan kapasitas ada yang untuk 2 dan 4 orang). Konsepnya mirip rumah, ada sofa, ada buku yang bisa di baca sambil menunggu makanan dan ada tv nya.

Bagian dalam Ruko Celebrity Pancake
Disini dijual macam-macam pancake durian dengan aneka rasa seperti strawberry, mint, choco cheese, jeruk, melon, blueberry, dll. Ada juga sop durian dengan berbagai topping (ada yang bisa pilih topping), dan ada juga sop buah.

Daftar menu dan harga
Saya dan Apin memesan pancake rasa choco cheese dan mint, kalau yang rasa mint enak, mint nya juga berasa. Kalau yang rasa choco cheese rasa cokelatnya kalah sama kejunya. Tapi karena saya suka keju jadi suka - suka aja. Kami juga memesan sop durian dengan topping yang berbeda (milih sendiri). Saya : strawberry, oreo, dan keju. Sementara Apin : buah naga, anggur, dan keju. Sop duriannya enak deh seger juga lumayan buat ngelepas dahaga di siang hari :)

Sop Durian

Pancake Durian

Senin, 25 Agustus 2014

Trick Art, Bekasi Square

Kemarin, saya dan partner bolang saya, Apin berencana ingin ke 3D Trick Art di Bekasi Square. Kami lalu mencari tahu bagaimana cara kesana, alhasil kemarin rute perjalanan kami adalah seperti ini :

Kami berencana menaiki APTB Tanah Abang - Bekasi, mulanya kami menaiki Bus Trans Jakarta, kami menunggu APTB di halte dukuh atas 1. Saat menunggu APTB, setiap APTB yang lewat kebanyakan menuju Bekasi via Bekasi Timur. Untuk ke Bekasi Square lebih mudah menaiki bus via Bekasi Barat karena pasti bus tersebut akan melalui depan Bekasi Square.

Alhasil karena sudah hampir mau jam 3 kami menaiki bus ke Bekasi via Bekasi Timur. Di dalam bus kami dikenakan tarif Rp 8.000/orang (untuk penumpang yang tidak turun di halte Bus Trans Jakarta / sudah melewati Tol). Bus yang kami naiki lumayan sepi, kami untungnya bisa duduk tidak harus berdiri sampai Bekasi. Lalu saat bus sudah keluar dari Bekasi Timur awalnya kami bingung dan kami menanyakan pada si supir cara ke Bekasi Square. Saat si bus ingin memutar balik (kembali ke Jakarta), kami diarahkan untuk turun, lalu naik angkot elf (angkotnya benar-benar berupa mobil elf, entah nomor berapa) yang menuju ke Terminal Bekasi. Nanti dari terminal bekasi naik angkot 02 turun di dekat Bekasi Squarenya langsung.

Kami mengikuti saran si supir, harusnya kalau APTB tersebut sampai benar-benar di Terminal Bekasi (sesuai trayek), kami hanya tinggal naik angkot 02 saja. Untuk naik angkot elf kami membayar Rp 3.000/orang karena dekat. Kalau untuk naik angkot 02 sampai Bekasi Square harganya Rp 3.000 - 4.000/orang.

Kemudian kami turun di dekat perempatan sebelum Bekasi Square, jalan sedikit saja sudah sampai di depan mall nya. Kami pun masuk dan bertanya pada petugas dimana lokasi Trick Art, kemudian kami diarahkan untuk menuju lantai LG (dibawah), kemudian telusuri saja nanti ada tulisan 3D Trick Art. Kami akhirnya menemukan lokasinya. Dari tampak depan lokasi pintu masuknya seperti studio foto, kemudian kami menanyakan kepada mbak-mbaknya dan ternyata wahana ini berlaku sampai 25 November 2014, dibuka mulai jam 10 pagi hingga 10 malam.

Untuk harga, weekday untuk anak-anak Rp 25.000, untuk dewasa Rp 35.000, dan ada harga khusus nih buat pelajar & mahasiswa Rp 15.000 dengan menunjukan kartu pelajar/mahasiswa. Kemudian untuk weekend anak-anak Rp 30.000 dan dewasa Rp 40.000. Harga pelajar hanya berlaku di weekday saja.
Kami kemudian mencari makan terlebih dahulu kemudian kembali ke Trick Art. Kami masuk dengan harga mahasiswa :D

Di bagian loket pembayaran kita juga dapat menitipkan tas loh. Di dalam, ada banyak lukisan-lukisan 3D trick art yang berkonsep berupa lukisan dinding, saya dan Apin pun berfoto - foto dan ada mas - mas juga yang mengarahkan bagaimana cara berfoto di beberapa wahananya. Ada juga foto - foto contoh gaya yang harus kita lakukan di beberapa objek lukisan. Ada sekitar 40an objek di wahana ini.

Trick Art 1 : Menyiram bunga
Trick Art 2 : Dinosaurus
Trick Art 3 : Putri Duyung

Setelah puas bermain-main disini, kami pun pulang. Untuk akses pulang lumayan lebih mudah karena banyak bus yang melalui depan Bekasi Square, ada yang menuju Senen, Dukuh Atas, dll. Kami menaiki bus yang menuju Dukuh Atas karena kami ingin pulang menaiki Bus Trans Jakarta. Bus yang kami naiki tarifnya sama dengan APTB Rp 8.000/orang dan selalu saja ada yang eksklusif buat kami, di bus ini penumpangnya hanya kami berdua saja. Setelah itu, bus sampai di Dukuh Atas dan kami pulang ke rumah masing-masing. Seru banget ke Trick Art, nagih rasanya :)

Jumat, 22 Agustus 2014

Nasi uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi, di Tanah Baru

Hari ini rencananya saya beserta mamah dan papah ingin mencari sarapan yang enak. Akhirnya kami pergi menuju daerah tanah baru, karena jaraknya dekat dengan rumah kami. Kemudian kami menuju ke Nasi uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi. Tempat tersebut terletak di jalan Bungur Raya No. 7, Tanah Baru, Depok. Lokasinya dekat tugu tanah baru, dan jalan akses UI jika melalui pintu kukel.



Lokasi Nasi Uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi

Ruko Nasi uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi

Sampai disana kami langsung memesan makanan, caranya kita memilih lauk apa yang ingin kita makan, nanti ibu - ibunya bakalan mengambil pesanan kita dan langsung dimasak. Jadi nanti pas kita makan benar - benar masih hangat. Lauknya ada ayam, empal, ati, udang, tahu dan tempe.

Macam - macam lauknya

 
Daftar menu dan harga

Tak lama kemudian pesanan kami datang, dan ternyata yang unik dari penyajiannya adalah nasi uduknya yang berukuran mini dan dibungkus daun pisang. Kita bisa nambah nasinya kok kalau kurang tapi bayar sesuai harganya. Selain itu, sambel yang disediakan berupa sambal cabai dan kacang. Kalau kita campur ya jadinya sambel kacang rasanya.

Nasi uduk beserta sambelnya

Nasi uduk dan lauknya
Setelah menyantap makanan dan kenyang kamu pun pulang. Nasi uduknya menurut saya enak namun sayang ukurannya mini dan kalau nambah lagi ya harus bayar hehe. Kalau ada lauk gorengan seperti bakwan mungkin akan lebih mantap, menurut saya.