Jumat, 15 Agustus 2014

Alien on Earth, Summarecon Mall Bekasi



15 Agustus 2014, saya dan Apin kembali berbolang ria. Kali ini kami mengunjungi wahana “Alien on Earth” di Summarecon Mall Bekasi. Kami mencari tahu lewat website - website bagaimana cara ke Summarecon Mall Bekasi, ternyata bisa menggunakan shuttle bus dari mall FX Sudirman, dan beginilah caranya...

Awalnya kami menaiki bus Trans Jakarta menuju ke FX Sudirman, kami naik dari lebak bulus kemudian transit di Harmoni lalu lanjut menaiki bus Trans Jakarta kea rah Blok M, turun di halte Gelora Bung Karno. Dari halte Gelora Bung Karno tinggal jalan kaki sedikit saja (ke arah kiri) sampailah kami di FX Sudirman.
Sampai disana, kami mencari satpam untuk menanyakan bagaimana cara naik shuttle bus ke Summarecon Mall Bekasi (SMB). Kemudian satpam menunjukan ke arah tempat booth tiket shuttle bus ke SMB (di dalam dekat pintu masuk belakang). Saat kami bertanya pada petugasnya ternyata orang yang menjual tiket belum datang. Katanya setiap senin - jumat si penjual tiket datang sekitar jam 11an, sementara sabtu & minggu dia libur. Saat itu kami datang pukul 10.30 akhirnya kami menunggu terlebih dahulu dengan berkeliling FX serta membeli sesuatu.

Saat jam 11 tiba si penjual tiket belum datang juga, kami kembali menanyakan kepada petugas mall FX dan dia menyarankan untuk menunggu saja langsung di halte bus nya nanti langsung bayar di dalam bus. Akhirnya kami keluar mall dan menuju halte shuttle bus, dan pas sekali ternyata sudah datang bus yang menuju SMB. Oh iya hati-hati saat menaiki shuttle bus, kita harus melihat & bertanya bus tersebut menuju kemana karena selain ke SMB ada juga yang menuju mall - mall lain.

Halte Shuttle Bus, ada di sebelah kanan mall FX


Ini busnya, cari yang ada tulisan Summarecon Mall Bekasi

Jadwal bus (www.malbekasi.com)


Kemudian kami masuk ke dalam bus, di dalam bus keadaan busnya masih sangat bagus dan penumpangnya saat itu juga sedikit mungkin karena weekday kali ya. Cuma ada 4 orang (termasuk saya & apin). Kemudian setelah  menunggu beberapa menit di dalam bus akhirnya datang mbak-mbak yang menawarkan karcis seharga Rp 15.000/orang itu harga dari FX - SMB. Kemudian kami menunggu lagi beberapa menit dan bus akhirnya berangkat juga. Saat itu jalanan tidak terlalu macet sehingga perjalanan yang kami tempuh hanya sekitar 1 jam saja.


Tiket shuttle bus

Saat sampai di SMB, kami pun turun. Kami masuk ke SMB dan saat sampai di tengah mall terlihat jelas di lantai 2 terdapat tulisan “Alien on Earth” yang menandakan lokasi wahana tersebut. Kami menuju ke atas dan ternyata saat itu belum buka loketnya, karena mas-masnya masih istirahat alhasil kami membeli makan saja dulu. Kami turun ke lantai 1.

Alien on Earth


Disini banyak tempat makan, di lantai 3 ada food court. Tapi kami memilih makan di salah satu tempat makan di lantai 1 saja (biar gak bulak-balik & karena memang suka dengan tempat makan itu). Kemudian selesai makan kami kembali ke lantai 2 dan membeli tiket Alien on Earth seharga Rp 30.000/orang. Kemudian kami masuk ke dalam wahana.

Di dalam banyak sekali duplikasi - duplikasi macam - macam bentuk alien. Nuansanya juga gelap dengan musik ala ala film bertema luar angkasa. Setelah itu ada pemutaran video juga. terdapat teater kecil untuk menyaksikan video, kami eksklusif banget nonton cuma berdua karena memang belum ada pengunjung wahana ini selain kami. Kemudian di tempat selanjutnya ada pula penjelasan sejarah tentang alien, ufo, kisah - kisah orang yang diculik alien, dll

Alien di "Alien on Earth"


Teater kecil untuk nonton video
 
Setelah itu ada wahana 3D, ini yang seru banget. Kita pakai kacamata 3D dulu (nanti ada petugas yang memberi arahan). Kemudian di dalam banyak gambar alien - alien yang seolah olah muncul (3D). Yang menarik di dalam wahana 3D bakal ada “kejutan” (tergantung sih ini dari mas-mas penjaganya) tapi sayang mas-masnya gagal karena saya gak kaget malah cuma ngomong “ihh itu ada kepala alien” hahaha.
Setelah itu, selesai sudah rangkaian wahana Alien on Earthnya. Saya saranin nikmatin aja jangan terlalu buru-buru buat ke stage selanjutnya santai aja karena stage nya juga gak banyak - banyak banget tapi seru kok :)

Wahana 3D
 
Setelah itu kami pulang dengan shuttle bus yang menuju FX, sama harganya Rp 15.000/orang juga. Pas pulang bener - bener eksklusif banget soalnya penumpang busnya cuma saya dan apin aja berasa bus punya sendiri. Perjalanan pulang juga sama lancarnya kayak pas kami berangkat. Sampai di FX kami pulang dengan bus Trans Jakarta. Selesai sudah bolang hari ini :D . Oh iya wahana ini cuma sampai 17 Agustus 2014 aja loh.


Senin, 11 Agustus 2014

Milan Pizzeria Cafe, Margonda, Depok



Milan Pizzeria Café, letaknya di Jl. Margonda dekat gapura selamat datang ke Depok (kalau dari Jakarta lokasinya di sebelah kiri jalan). Disini dijual berbagai macam pizza & makanan ala ala Italia gitu deh.
Tanggal 5 Agustus kemarin itulah pertama kalinya saya mencoba makan di Milan Pizzeria Café. Saya datang berdua (taulah sama siapa) :P . Awalnya saya memesan Beefy Classic, sementara Apin memesan Pepperoni Cheese. Minumannya karena saat itu cukup panas kami memesan coca cola & sprite saja (biar adem). Kami duduk di outdoor lt. 1 disitu tempat duduknya ada yang berupa ayunan. Lucu banget.

Kursi ayunan di lt.1

 Makanan disini harganya gak mahal-mahal banget tapi gak buat tiap hari makan disini juga, bisa abis duit jajan sebulan hoho. Pizza nya jenisnya gak banyak, tapi rasanya lumayan enak (yang udah kami coba). Bisa pesan ukuran personal dengan harga sekitar 25 ribuan, medium dengan harga sekitar 50 ribuan dan large dengan harga sekitar 80 ribuan (harga belum termasuk pajak yang ada di daftar menu). Bisa take away & delivery juga loh.

Untuk pizza Beefy Classic, banyak dagingnya, rasanya juga enak. Kalau yang Pepperoni Cheese, yang bikin enak kejunya, apalagi kalau masih anget itu enak banget.

Pepperoni Cheese (kiri) dan Beefy Classic (kanan)

Selanjutnya, kunjungan kedua kami, yaitu hari ini. Kami memesan pizza Beef Pronto, pizza Meat Max, Penne Cheese, dan minumannya Ice Lemon Tea, Coca Cola, serta Ice Cappucino.

Untuk pizza Beef Pronto dan Meat Max rasanya hampir sama deh (kalau kata saya) bedanya yang Meat Max ada daging cincang sama jamurnya (rasanya sih gitu). Enak kok dua pizza ini. Kalau Penne Cheese juga enak tapi harus pakai saus soalnya kayak kurang rasa aja keju cairnya.

Penne Cheese
 
Tempat Milan Pizzeria Café ini cukup strategis dan nyaman tapi sayang kalau kita duduk di outdoor mbak-mas nya kurang peka kalau kita manggil butuh sesuatu, mungkin karena di luar kali ya jadi kurang keliatan. Kadang satpam yang liat bakalan bantuin kita untuk manggil mbak atau mas-nya.

Saya masih penasaran sama lantai 2 nya karena setiap dateng lantai 2 nya lagi gak bisa dipake karena off lah & mati listrik haha mungkin next time bakal nyoba makan di lantai 2 nya dengan nyoba pizza yang berbeda juga tentunya :D

-Sekian-

Sabtu, 09 Agustus 2014

Bolang ke Taman Suaka Alam Hutan Mangrove, Angke, Pantai Indah Kapuk



Tanggal 4 Agustus kemarin, saya dan Apin pergi ke Taman Suaka Alam Hutan Mangrove di Angke (Pantai Indah Kapuk). Kami berbolang dengan hanya mengandalkan petunjuk dari blog - blog orang yang pernah berkunjung kesana.

Kami kesana menaiki bus Trans Jakarta, kami naik dari halte Lebak Bulus menuju arah Harmoni. Menurut petunjuk peta Trans Jakarta, kami harus transit di halte Grogol 1 kemudian kami menyebrang ke halte Grogol 2 (melalui jembatan penghubung halte), kemudian kami menaiki bus Trans Jakarta yang menuju kearah Pluit.

Sampai di halte pluit kami bingung mencari kendaraan umu, karena ada yang bilang harus naik B01 dan ada pula yang mengatakan menaiki U11. Awalnya kami menaiki B01 namun ternyata B01 tidak masuk ke dalam komplek Pantai Indah Kapuk (PIK). Kemudian kami menaiki angkutan umum U11 karena angkutan itulah yang masuk ke komplek PIK (tau gitu dari awal aja ya naik U11 ._. )

Kemudian kami sempat bingung (lagi) di sebelah mana kami harus turun dan di mana lokasi si hutan mangrove tersebut. Sampai akhirnya kami melihat di kiri ada tanda penunjuk arah lokasi dimana taman mangrove tersebut. Lokasi dari pintu masuk PIK ke dalam lumayan jauh juga, sampai akhirnya kami melihat penunjuk arah ke hutan mangrove untuk kedua kalinya, lalu kami turun disitu dan jalan kaki sebentar (lurus lalu belok kanan) dan sampailah ke hutan mangrove.

TIPS DARI KAMI : untuk menuju ke hutan mangrove dengan rute yang lebih enak (kalau mau bolang) jadinya seperti ini : naik bus Trans Jakarta ke arah Pluit, turun di halte Pluit kemudian jalan lurus terus searah lurusan halte pluit (sampai ke depan jalan raya). Di depan jalan carilah angkutan umum U11 yang menuju arah Angke. Kemudian nanti setelah masuk ke komplek PIK lihat terus ke sebelah kiri, kalau sudah menemukan 2x petunjuk arah menuju hutan mangrove turun disitu (atau kalau mau aman bilang saja sama supirnya kalian mau ke hutan mangrove). Setelah turun disitu (pokoknya nanti disebelah kanan ada sekolah Budha yang bagus banget eksterior designnya, warna abu-abu bangunannya), jalan lurus terus lalu belok kanan nah disitu nanti ada pintu masuk ke hutan mangrove (di kiri)

Pas masuk ke hutan mangrove kami kaget soalnya HTM nya naik jadi Rp 25.000/orang dari tanggal 1 Juli lalu, padahal dulu harganya cuma Rp 10.000/orang. Selain HTM yang naik harganya, kendaraan wisata seperti cano atau perahu juga naik 2x lipat harganya (misal jadi Rp 100.000 yang tadinya Rp 50.000). Kalau untuk penginapan kami kurang tahu karena gak nanya-nanya juga.

Di dalam hutan mangrove kami berkeliling dan foto-foto. Oh iya gak boleh bawa kamera DSLR atau kamera pro pokoknya, nanti harus bayar 1 juta dulu baru bisa foto-foto pakai kamera pro. Kalau kita ketahuan foto-foto pakai kamera pro tanpa izin juga akan kena denda katanya. Ya udah kita foto-foto pakai tab aja, kita juga udah baca dari blog orang lain sebelumnya kalau gak boleh bawa kamera pro.

Pemandangan disini bagus - bagus dan menantang banget pas naik di jembatan kayu & bambu yang di bawahnya itu air, takut jeblos hahaha. Tapi sayang banget banyak yang pacaran “terselubung” gitu deh jadi agak annoying. Terus juga ada beberapa sampah - sampah di beberapa lokasi, sayang banget L. Oh iya di dalam air di hutan mangrove itu kayak ada suara-suara hewan berenang gitu, kalau si Apin sih litanya itu kayak kadal gede tapi saya bilangnya itu buaya haha.

Pemandangan air beserta tanaman mangrove


Jalanan yang terdiri dari kayu & bambu, itu diujung ada bapak-bapak yang lagi benerin jembatannya :P


Jembatan kayu, disini bagus pemandangannya

Pemandangan dari menara pandang, itu dia bangunan sekolah Budhanya. Berasa kayak di Korea kalau liat itu.


Nah pas balik mau pulang, U11 suka jarang ditemuin. Akhirnya kita naik taksi aja, kalau naik taksi turun di halte Trans Jakarta penjaringan kena biaya sekitar Rp 40 - 50 ribu tergantung macet gak nya. Baru setelah itu naik Trans Jakarta lagi deh. Sekian cerita bolang kami semoga kalau kalian mau ke hutan mangrove gak nyasar yaa :D

Kamis, 09 Januari 2014

Cây Ma

Suatu pagi di sebuah desa di pedalaman Vietchan, desa tersebut selalu terasa sejuk, penuh dengan pepohonan, dan burung-burung kecil selalu bernyanyi di pagi hari. 

Cho Nam dan kekasihnya Mei Lan adalah sepasang kekasih yang tinggal di desa tersebut. Mereka sangat mensyukuri anugerah dari Tuhan akan alam yang sangat indah di desa mereka. Cho Nam berniat ingin menikahi Mei Lan, Cho Nam pun mengajak Mei Lan ke rumahnya untuk dikenalkan kepada kedua orang tuanya.

Sampai di rumah Cho Nam, Cho Nam menceritakan masa kecilnya pada Mei Lan. "Dulu saat aku masih kecil aku sering bermain di hutan belakang rumahku ini" Kata Cho Nam sambil menunjuk ke hutan di belakang rumahnya. "Aku ingin menunjukan sesuatu kepadamu Mei Lan" Kemudian Cho Nam mengajak Mei Lan ke dalam hutan tersebut.

Tidak jauh dari rumah tersebut Cho Nam mengajak Mei Lan menuju sebuah pohon besar dengan lubang di tengah bawah pohon tersebut. 
"Pohon apa ini?" Kata Mei Lan. 
"Inilah yang mau aku ceritakan padamu, ini adalah pohon tempat dimana aku dan teman-teman masa kecilku bermain. Aku sering masuk ke dalam lubang itu dan bermain rumah-rumahan disana, aku juga sering bermain layaknya si raja hutan disini" cerita Cho Nam. 
"Namun, ada suatu ketika dimana pohon ini memiliki kenangan yang 
 menyeramkan... "




***

Dua puluh tahun yang lalu...

"Hey ayo sini kejar aku kalau kau bisa" kata seorang anak sambil berteriak
"Awas kau akan ku tangkap" Sahut anak yang lain.
"Coba saja kalau kau bisa menangkapku, Cho Nam"

Ketika itu, saat masih usia 7 tahun Cho Nam dan teman-temannya sedang bermain di dalam hutan. Mereka asik bermain bajak laut. Kemudian mereka memasuki sebuah lubang dimana lubang tersebut berada di tengah bawah sebuah pohon besar.

"Hey lihat aku menemukan sesuatu" kata salah satu teman Cho Nam.

Kemudian mereka masuk ke dalam lubang itu dan mereka menemukan banyak sekali makanan-makanan. Mereka malah memakan makanan itu padahal mereka tidak tahu itu milik siapa, mereka juga malah mengotori lubang tersebut dengan sampah makanan yang mereka makan.

Tiba-tiba saja terdengar suara wanita berteriak mengerikan.
"Hey kaliaaaan!!! Kalian apakan makanan ku????!!!!"

Lalu muncul sosok wanita mengerikan dari dalam lubang itu, langsung saja anak-anak tersebut berlarian keluar  dari lubang di dalam pohon besar.
Ternyata wanita itu adalah " Cây Ma"

Cây Ma adalah hantu penjaga pepohonan yang ada di hutan, menurut legenda mereka menjaga kesuburan hutan di daerah Vietchan. Masyarakat percaya dan menghormati keberadaan mereka dan selalu memberikan mereka sesajen di tempat tertentu.

"Kalian ini manusia jahat! Kalian tidak lihat, manusia baik yang menghormati kaum kami sudah susah payah membuat makanan ini demi kami? Kaum kami juga sudah membantu kaum manusia untuk menyuburkan hutan, SEKARANG INI BALASAN KALIAN? MALAH MERUSAK ALAM YANG SUDAH KAMI JAGA?"

Sang Cây Ma pun merasa marah akan perlakuan anak-anak tersebut. Menurut  Cây Ma anak-anak yang sering bermain di hutan sering sekali merusak hutan, memang benar terkadang Cho Nam dan anak yang lain sering memetik atau merusak dedaunan yang ada di hutan. Anak-anak tersebut menangis dan meminta maaf atas perbuatan mereka.

Akhirnya Cây Ma memaafkan mereka dengan syarat mereka harus menjaga hutan dan tidak merusaknya lagi. Anak-anak itu pun setuju dan saat itu mereka sudah jarang sekali main di dalam hutan.


***


"Itulah kisahku" Kata Cho Nam

Mei lan pun nampak tertegun. "Kau kenapa Mei Lan?" tanya Cho Nam.

"Ibuku telah meninggal saat usiaku masih 5 tahun, saat itu aku ingat ibuku bercerita kalau ia ingin menjadi Cây Ma. Ia memang senang sekali terhadap keindahan alam. Saat itu aku tidak tahu apa itu Cây Ma, mungkinkah wanita itu ibuku?" Kata Mei Lan 

Cho Nam terkejut mendengar cerita Mei Lan.


***


Cho Nam dan Mei Lan pun menikah. Semua orang di desa itu merasakan kegembiraan mereka. Kemudian setelah pesta pernikahan itu berlangsung diadakanlah pesta yang tidak biasanya.

Cho Nam mengajak para warga desa Vietchan untuk menanam tanaman dan menjaga hutan. Ia membuat pesta berkebun di halaman belakang rumahnya, dan di hutan tempat Cây Ma berada.

Semua warga setuju. Mei Lan pun ikut serta dalam pesta berkebun itu, ia pun ikut juga memberi sesajen pada pohon besar dimana Cây Ma berada.

"Awalnya aku sedih mengapa ibu meninggalkan aku saat aku masih kecil, aku membutuhkan ibu. Namun, kini aku merasa bangga ibu menjadi seorang Cây Ma yang membawa kegembiraan bagi semua orang" Kata Mei Lan saat menaruh sesajen tersebut, kemudian pergi bersama warga lain untuk melanjutkan pesta.



-Tamat-

Penulis : Neka Rusyda Supriatna

Minggu, 05 Januari 2014

The Return of Superman

The Return of Superman adalah Variety Show Korea tentang ayah - ayah yang harus mengurus anak mereka selama 48 jam tanpa istri mereka. Pada acara ini terdapat 4 kontestan ayah yaitu :MC bernama Lee Hwi Jae, aktor Jang Hyun Sung, petarung MMA Choo Sung Hoon, dan penyanyi bernama Tablo


Acara ini sangat seru menurut saya karena kita dapat melihat kekonyolan para ayah beserta tingkah laku lucu dari anak - anak mereka, selain itu efek editan atau tulisan dari acara ini juga membuat kejadian yang ada menjadi sangat kocak.

Di acara ini Lee Hwi Jae memiliki 2 bayi kembar laki-laki (namanya lupa tulisannya), Jang Hyun Sung memiliki 2 anak laki-laki kakak beradik Junu dan Junseo, Choo Sung Hoon memiliki seorang anak perempuan bernama Sarang dan Tablo juga memiliki seorang anak perempuan bernama Haru.

Saya paling suka dengan Sarang dan Haru karena mereka berdua sangat lucu. Sarang selalu bertingkah kocak karena dia masih berusia 4 tahun (sedang lucu-lucunya) sedangkan Haru dia suka dengan ikan & suka dancing ala girlband korea. Pokoknya lucu dan seru :)




Mirror Mirror

Judul  :  Mirror Mirror

Genre : Fantasy

Sinopsis :

Kisah seorang Ratu yang kerajaannya dalam kebangkrutan, kemudian iya ingin menikahi seorang pangeran kaya raya agar kerajaannya tidak kekurangan uang. Sayangnya, pangeran tersebut menyukai anak sang ratu yaitu, Snow White. Ratu pun memerintahkan seorang pegawai istana untuk membunuh Snow White, namun Snow White dibiarkan hidup oleh si pegawai istana tersebut dan Snow White tinggal bersama kurcaci-kurcaci.



Review :

Kisah dalam film ini memang hampir mirip dengan cerita Snow White pada umumnya namun ada perbedaan-perbedaan yang akan kalian temukan di dalam film ini seperti perbedaan tentang si kurcaci, tidak adanya apel beracun, dan Snow White yang tampak seperti ksatria. Ending film ini juga sangat seru, rating film ini menurut saya 8.5/10.

Penulis : Neka Rusyda Supriatna

Cloudy With a Chance of Meatball 2

Judul  : Cloudy With a Chance of Meatball 2

Genre : Animasi

Sinopsis :

Flint dan teman-temannya yang telah berhasil menghentikan mesin pembuat makanan (pada film sebelumnya), harus meninggalkan pulau tempat tinggal mereka lantaran pulau tersebut sudah porak-poranda dengan makanan. Kemudian, munculah Chester V seorang ilmuwan yang merupakan idola Flint. Ia datang menawarkan pekerjaan pada Flint untuk bergabung di perusahaannya yang bernama LIVE Corp. Suatu ketika, Flint diperintahkan untuk kembali ke pulau tempat iya tinggal dulu untuk menuntaskan misi rahasia namun sayangnya Flint malah mengajak semua rekan-rekannya terdahulu untuk pergi bersama ke pulau tersebut. Namun, ternyata pulau tersebut telah berubah menjadi pulau yang berpenghuni makhluk perpaduan antara makanan dengan hewan.



Review :

Film ini sangat seru, saya sangat suka dengan visualisasi yang kreatif menciptakan karakter animasi memadukan hewan dengan makanan. Apalagi ada beberapa makhluk yang sangat mengemaskan, seperti marshmellow dan berry (menurut saya). Film ini lagi-lagi mengajarkan kita untuk selalu bekerja sama, percaya pada teman, ditambah dengan jangan mudah percaya pada orang yang belum kita kenal dekat walaupun iya idola kita sekalipun. Rating untuk film ini 8/10.

Penulis : Neka Rusyda Supriatna