Rabu, 27 Agustus 2014

TMII punya perpustakaan loh

Tanggal 28 Juni lalu, saya pergi ke TMII. Awalnya saya berencana hanya mengunjungi anjungan serta museum - museum yang ada di TMII. Kemudian, saya dan Apin melihat ada tulisan "perpustakaan". Kami langsung menuju ke dalam perpustakaan ingin melihat koleksi apa saja yang ada di peprus TMII ini. Ternyata TMII juga memiliki perpustakaan yang koleksinya khusus membahas tentang kebudayaan di Indonesia.

Saat masuk ke ruangan perpus, kami menitipkan tas kepada pustakawan di meja sirkulasi. Pustakawan di bagian sirkulasi disini sangat ramah sekali. Dia juga melayani saya dan Apin dengan baik saat kami bertanya, maklum kami baru pertama kali tahu ada perpustakaan di TMII.

Perpustakaan TMII
Pintu masuk perpustakaan TMII
Meja sirkulasi
Perpustakaan ini buka setiap hari dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kita juga harus menitipkan tas kita saat masuk ke perpustakaannya. Berikut ini foto jam buka dan aturannya :

Jam buka dan aturan mengenai barang bawaan
Di dalam, ada berbagai macam jenis koleksi dari mulai buku, majalah, dvd, tugas akhir, dll. Ada pula ruang untuk membaca buku. Kita tidak dapat membawa pulang buku yang ada disini. Selain itu, sangat disayangkan untuk petugas di dalam tempat buku ini agak sedikit kurang ramah. Tempat ini masih sangat sepi pengunjung padahal tempatnya lumayan nyaman untuk membaca.

Laci katalog

Rak buku peprustakaan TMII

Nomor Panggil
Ruang membaca buku (disebelah rak buku-buku)

Celebrity Pancake, surganya pecinta durian

Hari ini saya dan Apin pergi ke Celebrity Pancake di Margonda. Lokasinya bersebelahan dengan Detos dan tepat berada di seberang KFC Margonda. Kebetulan kami berdua memang sama - sama pecinta durian, jadi kami berburu kuliner durian deh.

Peta Celebrity Pancake Margonda
Celebrity Pancake disini bentuknya berupa ruko, tidak terlalu luas dan di dalamnya hanya ada sekitar 5 pasang kursi (dengan kapasitas ada yang untuk 2 dan 4 orang). Konsepnya mirip rumah, ada sofa, ada buku yang bisa di baca sambil menunggu makanan dan ada tv nya.

Bagian dalam Ruko Celebrity Pancake
Disini dijual macam-macam pancake durian dengan aneka rasa seperti strawberry, mint, choco cheese, jeruk, melon, blueberry, dll. Ada juga sop durian dengan berbagai topping (ada yang bisa pilih topping), dan ada juga sop buah.

Daftar menu dan harga
Saya dan Apin memesan pancake rasa choco cheese dan mint, kalau yang rasa mint enak, mint nya juga berasa. Kalau yang rasa choco cheese rasa cokelatnya kalah sama kejunya. Tapi karena saya suka keju jadi suka - suka aja. Kami juga memesan sop durian dengan topping yang berbeda (milih sendiri). Saya : strawberry, oreo, dan keju. Sementara Apin : buah naga, anggur, dan keju. Sop duriannya enak deh seger juga lumayan buat ngelepas dahaga di siang hari :)

Sop Durian

Pancake Durian

Senin, 25 Agustus 2014

Trick Art, Bekasi Square

Kemarin, saya dan partner bolang saya, Apin berencana ingin ke 3D Trick Art di Bekasi Square. Kami lalu mencari tahu bagaimana cara kesana, alhasil kemarin rute perjalanan kami adalah seperti ini :

Kami berencana menaiki APTB Tanah Abang - Bekasi, mulanya kami menaiki Bus Trans Jakarta, kami menunggu APTB di halte dukuh atas 1. Saat menunggu APTB, setiap APTB yang lewat kebanyakan menuju Bekasi via Bekasi Timur. Untuk ke Bekasi Square lebih mudah menaiki bus via Bekasi Barat karena pasti bus tersebut akan melalui depan Bekasi Square.

Alhasil karena sudah hampir mau jam 3 kami menaiki bus ke Bekasi via Bekasi Timur. Di dalam bus kami dikenakan tarif Rp 8.000/orang (untuk penumpang yang tidak turun di halte Bus Trans Jakarta / sudah melewati Tol). Bus yang kami naiki lumayan sepi, kami untungnya bisa duduk tidak harus berdiri sampai Bekasi. Lalu saat bus sudah keluar dari Bekasi Timur awalnya kami bingung dan kami menanyakan pada si supir cara ke Bekasi Square. Saat si bus ingin memutar balik (kembali ke Jakarta), kami diarahkan untuk turun, lalu naik angkot elf (angkotnya benar-benar berupa mobil elf, entah nomor berapa) yang menuju ke Terminal Bekasi. Nanti dari terminal bekasi naik angkot 02 turun di dekat Bekasi Squarenya langsung.

Kami mengikuti saran si supir, harusnya kalau APTB tersebut sampai benar-benar di Terminal Bekasi (sesuai trayek), kami hanya tinggal naik angkot 02 saja. Untuk naik angkot elf kami membayar Rp 3.000/orang karena dekat. Kalau untuk naik angkot 02 sampai Bekasi Square harganya Rp 3.000 - 4.000/orang.

Kemudian kami turun di dekat perempatan sebelum Bekasi Square, jalan sedikit saja sudah sampai di depan mall nya. Kami pun masuk dan bertanya pada petugas dimana lokasi Trick Art, kemudian kami diarahkan untuk menuju lantai LG (dibawah), kemudian telusuri saja nanti ada tulisan 3D Trick Art. Kami akhirnya menemukan lokasinya. Dari tampak depan lokasi pintu masuknya seperti studio foto, kemudian kami menanyakan kepada mbak-mbaknya dan ternyata wahana ini berlaku sampai 25 November 2014, dibuka mulai jam 10 pagi hingga 10 malam.

Untuk harga, weekday untuk anak-anak Rp 25.000, untuk dewasa Rp 35.000, dan ada harga khusus nih buat pelajar & mahasiswa Rp 15.000 dengan menunjukan kartu pelajar/mahasiswa. Kemudian untuk weekend anak-anak Rp 30.000 dan dewasa Rp 40.000. Harga pelajar hanya berlaku di weekday saja.
Kami kemudian mencari makan terlebih dahulu kemudian kembali ke Trick Art. Kami masuk dengan harga mahasiswa :D

Di bagian loket pembayaran kita juga dapat menitipkan tas loh. Di dalam, ada banyak lukisan-lukisan 3D trick art yang berkonsep berupa lukisan dinding, saya dan Apin pun berfoto - foto dan ada mas - mas juga yang mengarahkan bagaimana cara berfoto di beberapa wahananya. Ada juga foto - foto contoh gaya yang harus kita lakukan di beberapa objek lukisan. Ada sekitar 40an objek di wahana ini.

Trick Art 1 : Menyiram bunga
Trick Art 2 : Dinosaurus
Trick Art 3 : Putri Duyung

Setelah puas bermain-main disini, kami pun pulang. Untuk akses pulang lumayan lebih mudah karena banyak bus yang melalui depan Bekasi Square, ada yang menuju Senen, Dukuh Atas, dll. Kami menaiki bus yang menuju Dukuh Atas karena kami ingin pulang menaiki Bus Trans Jakarta. Bus yang kami naiki tarifnya sama dengan APTB Rp 8.000/orang dan selalu saja ada yang eksklusif buat kami, di bus ini penumpangnya hanya kami berdua saja. Setelah itu, bus sampai di Dukuh Atas dan kami pulang ke rumah masing-masing. Seru banget ke Trick Art, nagih rasanya :)

Jumat, 22 Agustus 2014

Nasi uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi, di Tanah Baru

Hari ini rencananya saya beserta mamah dan papah ingin mencari sarapan yang enak. Akhirnya kami pergi menuju daerah tanah baru, karena jaraknya dekat dengan rumah kami. Kemudian kami menuju ke Nasi uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi. Tempat tersebut terletak di jalan Bungur Raya No. 7, Tanah Baru, Depok. Lokasinya dekat tugu tanah baru, dan jalan akses UI jika melalui pintu kukel.



Lokasi Nasi Uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi

Ruko Nasi uduk "Kebon Kacang" Bang Wawi

Sampai disana kami langsung memesan makanan, caranya kita memilih lauk apa yang ingin kita makan, nanti ibu - ibunya bakalan mengambil pesanan kita dan langsung dimasak. Jadi nanti pas kita makan benar - benar masih hangat. Lauknya ada ayam, empal, ati, udang, tahu dan tempe.

Macam - macam lauknya

 
Daftar menu dan harga

Tak lama kemudian pesanan kami datang, dan ternyata yang unik dari penyajiannya adalah nasi uduknya yang berukuran mini dan dibungkus daun pisang. Kita bisa nambah nasinya kok kalau kurang tapi bayar sesuai harganya. Selain itu, sambel yang disediakan berupa sambal cabai dan kacang. Kalau kita campur ya jadinya sambel kacang rasanya.

Nasi uduk beserta sambelnya

Nasi uduk dan lauknya
Setelah menyantap makanan dan kenyang kamu pun pulang. Nasi uduknya menurut saya enak namun sayang ukurannya mini dan kalau nambah lagi ya harus bayar hehe. Kalau ada lauk gorengan seperti bakwan mungkin akan lebih mantap, menurut saya.

Jumat, 15 Agustus 2014

Alien on Earth, Summarecon Mall Bekasi



15 Agustus 2014, saya dan Apin kembali berbolang ria. Kali ini kami mengunjungi wahana “Alien on Earth” di Summarecon Mall Bekasi. Kami mencari tahu lewat website - website bagaimana cara ke Summarecon Mall Bekasi, ternyata bisa menggunakan shuttle bus dari mall FX Sudirman, dan beginilah caranya...

Awalnya kami menaiki bus Trans Jakarta menuju ke FX Sudirman, kami naik dari lebak bulus kemudian transit di Harmoni lalu lanjut menaiki bus Trans Jakarta kea rah Blok M, turun di halte Gelora Bung Karno. Dari halte Gelora Bung Karno tinggal jalan kaki sedikit saja (ke arah kiri) sampailah kami di FX Sudirman.
Sampai disana, kami mencari satpam untuk menanyakan bagaimana cara naik shuttle bus ke Summarecon Mall Bekasi (SMB). Kemudian satpam menunjukan ke arah tempat booth tiket shuttle bus ke SMB (di dalam dekat pintu masuk belakang). Saat kami bertanya pada petugasnya ternyata orang yang menjual tiket belum datang. Katanya setiap senin - jumat si penjual tiket datang sekitar jam 11an, sementara sabtu & minggu dia libur. Saat itu kami datang pukul 10.30 akhirnya kami menunggu terlebih dahulu dengan berkeliling FX serta membeli sesuatu.

Saat jam 11 tiba si penjual tiket belum datang juga, kami kembali menanyakan kepada petugas mall FX dan dia menyarankan untuk menunggu saja langsung di halte bus nya nanti langsung bayar di dalam bus. Akhirnya kami keluar mall dan menuju halte shuttle bus, dan pas sekali ternyata sudah datang bus yang menuju SMB. Oh iya hati-hati saat menaiki shuttle bus, kita harus melihat & bertanya bus tersebut menuju kemana karena selain ke SMB ada juga yang menuju mall - mall lain.

Halte Shuttle Bus, ada di sebelah kanan mall FX


Ini busnya, cari yang ada tulisan Summarecon Mall Bekasi

Jadwal bus (www.malbekasi.com)


Kemudian kami masuk ke dalam bus, di dalam bus keadaan busnya masih sangat bagus dan penumpangnya saat itu juga sedikit mungkin karena weekday kali ya. Cuma ada 4 orang (termasuk saya & apin). Kemudian setelah  menunggu beberapa menit di dalam bus akhirnya datang mbak-mbak yang menawarkan karcis seharga Rp 15.000/orang itu harga dari FX - SMB. Kemudian kami menunggu lagi beberapa menit dan bus akhirnya berangkat juga. Saat itu jalanan tidak terlalu macet sehingga perjalanan yang kami tempuh hanya sekitar 1 jam saja.


Tiket shuttle bus

Saat sampai di SMB, kami pun turun. Kami masuk ke SMB dan saat sampai di tengah mall terlihat jelas di lantai 2 terdapat tulisan “Alien on Earth” yang menandakan lokasi wahana tersebut. Kami menuju ke atas dan ternyata saat itu belum buka loketnya, karena mas-masnya masih istirahat alhasil kami membeli makan saja dulu. Kami turun ke lantai 1.

Alien on Earth


Disini banyak tempat makan, di lantai 3 ada food court. Tapi kami memilih makan di salah satu tempat makan di lantai 1 saja (biar gak bulak-balik & karena memang suka dengan tempat makan itu). Kemudian selesai makan kami kembali ke lantai 2 dan membeli tiket Alien on Earth seharga Rp 30.000/orang. Kemudian kami masuk ke dalam wahana.

Di dalam banyak sekali duplikasi - duplikasi macam - macam bentuk alien. Nuansanya juga gelap dengan musik ala ala film bertema luar angkasa. Setelah itu ada pemutaran video juga. terdapat teater kecil untuk menyaksikan video, kami eksklusif banget nonton cuma berdua karena memang belum ada pengunjung wahana ini selain kami. Kemudian di tempat selanjutnya ada pula penjelasan sejarah tentang alien, ufo, kisah - kisah orang yang diculik alien, dll

Alien di "Alien on Earth"


Teater kecil untuk nonton video
 
Setelah itu ada wahana 3D, ini yang seru banget. Kita pakai kacamata 3D dulu (nanti ada petugas yang memberi arahan). Kemudian di dalam banyak gambar alien - alien yang seolah olah muncul (3D). Yang menarik di dalam wahana 3D bakal ada “kejutan” (tergantung sih ini dari mas-mas penjaganya) tapi sayang mas-masnya gagal karena saya gak kaget malah cuma ngomong “ihh itu ada kepala alien” hahaha.
Setelah itu, selesai sudah rangkaian wahana Alien on Earthnya. Saya saranin nikmatin aja jangan terlalu buru-buru buat ke stage selanjutnya santai aja karena stage nya juga gak banyak - banyak banget tapi seru kok :)

Wahana 3D
 
Setelah itu kami pulang dengan shuttle bus yang menuju FX, sama harganya Rp 15.000/orang juga. Pas pulang bener - bener eksklusif banget soalnya penumpang busnya cuma saya dan apin aja berasa bus punya sendiri. Perjalanan pulang juga sama lancarnya kayak pas kami berangkat. Sampai di FX kami pulang dengan bus Trans Jakarta. Selesai sudah bolang hari ini :D . Oh iya wahana ini cuma sampai 17 Agustus 2014 aja loh.


Senin, 11 Agustus 2014

Milan Pizzeria Cafe, Margonda, Depok



Milan Pizzeria Café, letaknya di Jl. Margonda dekat gapura selamat datang ke Depok (kalau dari Jakarta lokasinya di sebelah kiri jalan). Disini dijual berbagai macam pizza & makanan ala ala Italia gitu deh.
Tanggal 5 Agustus kemarin itulah pertama kalinya saya mencoba makan di Milan Pizzeria Café. Saya datang berdua (taulah sama siapa) :P . Awalnya saya memesan Beefy Classic, sementara Apin memesan Pepperoni Cheese. Minumannya karena saat itu cukup panas kami memesan coca cola & sprite saja (biar adem). Kami duduk di outdoor lt. 1 disitu tempat duduknya ada yang berupa ayunan. Lucu banget.

Kursi ayunan di lt.1

 Makanan disini harganya gak mahal-mahal banget tapi gak buat tiap hari makan disini juga, bisa abis duit jajan sebulan hoho. Pizza nya jenisnya gak banyak, tapi rasanya lumayan enak (yang udah kami coba). Bisa pesan ukuran personal dengan harga sekitar 25 ribuan, medium dengan harga sekitar 50 ribuan dan large dengan harga sekitar 80 ribuan (harga belum termasuk pajak yang ada di daftar menu). Bisa take away & delivery juga loh.

Untuk pizza Beefy Classic, banyak dagingnya, rasanya juga enak. Kalau yang Pepperoni Cheese, yang bikin enak kejunya, apalagi kalau masih anget itu enak banget.

Pepperoni Cheese (kiri) dan Beefy Classic (kanan)

Selanjutnya, kunjungan kedua kami, yaitu hari ini. Kami memesan pizza Beef Pronto, pizza Meat Max, Penne Cheese, dan minumannya Ice Lemon Tea, Coca Cola, serta Ice Cappucino.

Untuk pizza Beef Pronto dan Meat Max rasanya hampir sama deh (kalau kata saya) bedanya yang Meat Max ada daging cincang sama jamurnya (rasanya sih gitu). Enak kok dua pizza ini. Kalau Penne Cheese juga enak tapi harus pakai saus soalnya kayak kurang rasa aja keju cairnya.

Penne Cheese
 
Tempat Milan Pizzeria Café ini cukup strategis dan nyaman tapi sayang kalau kita duduk di outdoor mbak-mas nya kurang peka kalau kita manggil butuh sesuatu, mungkin karena di luar kali ya jadi kurang keliatan. Kadang satpam yang liat bakalan bantuin kita untuk manggil mbak atau mas-nya.

Saya masih penasaran sama lantai 2 nya karena setiap dateng lantai 2 nya lagi gak bisa dipake karena off lah & mati listrik haha mungkin next time bakal nyoba makan di lantai 2 nya dengan nyoba pizza yang berbeda juga tentunya :D

-Sekian-

Sabtu, 09 Agustus 2014

Bolang ke Taman Suaka Alam Hutan Mangrove, Angke, Pantai Indah Kapuk



Tanggal 4 Agustus kemarin, saya dan Apin pergi ke Taman Suaka Alam Hutan Mangrove di Angke (Pantai Indah Kapuk). Kami berbolang dengan hanya mengandalkan petunjuk dari blog - blog orang yang pernah berkunjung kesana.

Kami kesana menaiki bus Trans Jakarta, kami naik dari halte Lebak Bulus menuju arah Harmoni. Menurut petunjuk peta Trans Jakarta, kami harus transit di halte Grogol 1 kemudian kami menyebrang ke halte Grogol 2 (melalui jembatan penghubung halte), kemudian kami menaiki bus Trans Jakarta yang menuju kearah Pluit.

Sampai di halte pluit kami bingung mencari kendaraan umu, karena ada yang bilang harus naik B01 dan ada pula yang mengatakan menaiki U11. Awalnya kami menaiki B01 namun ternyata B01 tidak masuk ke dalam komplek Pantai Indah Kapuk (PIK). Kemudian kami menaiki angkutan umum U11 karena angkutan itulah yang masuk ke komplek PIK (tau gitu dari awal aja ya naik U11 ._. )

Kemudian kami sempat bingung (lagi) di sebelah mana kami harus turun dan di mana lokasi si hutan mangrove tersebut. Sampai akhirnya kami melihat di kiri ada tanda penunjuk arah lokasi dimana taman mangrove tersebut. Lokasi dari pintu masuk PIK ke dalam lumayan jauh juga, sampai akhirnya kami melihat penunjuk arah ke hutan mangrove untuk kedua kalinya, lalu kami turun disitu dan jalan kaki sebentar (lurus lalu belok kanan) dan sampailah ke hutan mangrove.

TIPS DARI KAMI : untuk menuju ke hutan mangrove dengan rute yang lebih enak (kalau mau bolang) jadinya seperti ini : naik bus Trans Jakarta ke arah Pluit, turun di halte Pluit kemudian jalan lurus terus searah lurusan halte pluit (sampai ke depan jalan raya). Di depan jalan carilah angkutan umum U11 yang menuju arah Angke. Kemudian nanti setelah masuk ke komplek PIK lihat terus ke sebelah kiri, kalau sudah menemukan 2x petunjuk arah menuju hutan mangrove turun disitu (atau kalau mau aman bilang saja sama supirnya kalian mau ke hutan mangrove). Setelah turun disitu (pokoknya nanti disebelah kanan ada sekolah Budha yang bagus banget eksterior designnya, warna abu-abu bangunannya), jalan lurus terus lalu belok kanan nah disitu nanti ada pintu masuk ke hutan mangrove (di kiri)

Pas masuk ke hutan mangrove kami kaget soalnya HTM nya naik jadi Rp 25.000/orang dari tanggal 1 Juli lalu, padahal dulu harganya cuma Rp 10.000/orang. Selain HTM yang naik harganya, kendaraan wisata seperti cano atau perahu juga naik 2x lipat harganya (misal jadi Rp 100.000 yang tadinya Rp 50.000). Kalau untuk penginapan kami kurang tahu karena gak nanya-nanya juga.

Di dalam hutan mangrove kami berkeliling dan foto-foto. Oh iya gak boleh bawa kamera DSLR atau kamera pro pokoknya, nanti harus bayar 1 juta dulu baru bisa foto-foto pakai kamera pro. Kalau kita ketahuan foto-foto pakai kamera pro tanpa izin juga akan kena denda katanya. Ya udah kita foto-foto pakai tab aja, kita juga udah baca dari blog orang lain sebelumnya kalau gak boleh bawa kamera pro.

Pemandangan disini bagus - bagus dan menantang banget pas naik di jembatan kayu & bambu yang di bawahnya itu air, takut jeblos hahaha. Tapi sayang banget banyak yang pacaran “terselubung” gitu deh jadi agak annoying. Terus juga ada beberapa sampah - sampah di beberapa lokasi, sayang banget L. Oh iya di dalam air di hutan mangrove itu kayak ada suara-suara hewan berenang gitu, kalau si Apin sih litanya itu kayak kadal gede tapi saya bilangnya itu buaya haha.

Pemandangan air beserta tanaman mangrove


Jalanan yang terdiri dari kayu & bambu, itu diujung ada bapak-bapak yang lagi benerin jembatannya :P


Jembatan kayu, disini bagus pemandangannya

Pemandangan dari menara pandang, itu dia bangunan sekolah Budhanya. Berasa kayak di Korea kalau liat itu.


Nah pas balik mau pulang, U11 suka jarang ditemuin. Akhirnya kita naik taksi aja, kalau naik taksi turun di halte Trans Jakarta penjaringan kena biaya sekitar Rp 40 - 50 ribu tergantung macet gak nya. Baru setelah itu naik Trans Jakarta lagi deh. Sekian cerita bolang kami semoga kalau kalian mau ke hutan mangrove gak nyasar yaa :D